logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo

Kafe Seoul Seongsu-dong Tournesol (뚜흐느솔)!

user profile image
Nicoleheitong
12 hours ago
Kafe Tournesol ini, baru belakangan aku tahu setelah aku cari, adalah kafe super viral yang dikenal karena “stafnya setampan grup idola.”
Tapi awalnya, aku sebenarnya lagi jalan dari jalan utama Seongsu-dong menuju sebuah workshop pengalaman hands-on, lalu aku tertarik sama eksteriornya yang putih bersih, jadi aku sengaja mampir ke sini saat perjalanan pulang.
Foto di editor teks
🈲 Hal pertama yang perlu dicatat sebelum masuk‼️ Tempat ini tidak mengizinkan memotret staf 🚫📸 (Tolong hormati keinginan staf!)
Meski dilarang foto, stafnya sangat sopan. Sebelum aku memutuskan mau pesan apa, mereka memperkenalkan jajaran menu terlaris dan memberi tahu berapa lama minuman signature akan disiapkan.
Setelah memastikan jadwalku bisa menyesuaikan waktu tunggu, mereka membantu memproses pesananku.
Foto di editor teks
Seperti yang aku sebutkan di awal, alasan kafe ini pertama kali meledak di berbagai platform sosial besar adalah karena pemiliknya merekrut staf dengan visual tinggi, dan lokasinya juga ada di area Seongsu-dong yang populer, jadi banyak orang berbondong-bondong datang untuk melihat.
Meski begitu, kualitas makanannya memang bagus, jadi pelan-pelan berubah dari tempat “ziarah sekali seumur hidup” jadi tempat nongkrong rutin buat banyak anak muda.
Misalnya, “Dubai Chewy cookies” ini adalah sesuatu yang langsung aku putuskan harus coba begitu lihat posternya di pintu!
Foto di editor teks
Masa sih bisa melewatkan pistachio Dubai? Ini juga dessert lain yang benar-benar viral.
“Dubai Chewy cookies” dari Tournesol Cafe punya lapisan cokelat yang agak chewy di bagian luar, jadi butuh sedikit usaha ekstra untuk memotongnya.
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Bintang di dalamnya, “pasta pistachio” yang kaya, dipadukan dengan isian kadayif dan cangkang cokelat chewy itu, manisnya pas, tidak berlebihan, dan super memuaskan saat digigit!
Hal lain yang langsung menarik perhatianku di konter pemesanan adalah seri cookies mereka. Satu set lengkapnya memakai base cookies yang berbeda-beda, dipadukan dengan nuansa floral, nuansa fruity, bahkan ada versi popcorn!
Awalnya aku memilih rasa “Fall in Rose” supaya serasi dengan minuman “Strawberry Rose Latte”, tapi saking populernya, tak lama setelah aku pesan, staf memberi tahu kalau sudah habis. Mereka menawarkan untuk meng-upgrade ke yang lain, “Soft girl era,” tanpa biaya tambahan.
Foto di editor teks
“Soft girl era” ini punya aroma lavender di krimnya, dipadukan dengan base cookies yang cenderung lebih renyah. Ternyata juga cocok banget dengan “Strawberry Rose Latte” milikku, satu set, dua aroma floral.
Buat menambah vibe santai di sore hari, “Strawberry Rose Latte” berlapis ini, dengan aroma mawar yang lembut dan rasa stroberi yang manis, benar-benar minuman yang fotogenik, cantik, dan enak.
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Ngomongin spot foto, wajib menyebut kursi dekat jendela. Saat siang, cahaya alaminya bagus banget, dan rasanya menyenangkan bisa memandang hijau-hijauan di luar. Lalu menjelang sore sampai malam, cahaya alami yang redup dari luar membawa suasana yang benar-benar berbeda. Dengan interior yang sedikit vintage, area jendela ini hampir berubah jadi vibe seperti konter bar.
Tapi pepohonan di luar membantu menghilangkan suasana “mabuk-mabukan” ala bar yang biasanya terasa.
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Di lantai 1 juga ada beberapa kursi dekat jendela, karena setelah gelap, Tournesol Cafe berubah dari mode kafe siang hari menjadi mode restoran dan bar malam hari.
Foto di editor teks
Tournesol Cafe sangat niat menciptakan dua vibe yang berbeda untuk siang dan malam, benar-benar patut dikagumi.
Sekarang mari kita lihat gaya desain interiornya!
Tournesol Cafe memakai desain plafon tinggi dan total ada dua lantai!
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Di jalan naik ke lantai 2, kamu akan melihat lampu gantung kristal berukir yang cantik dan sangat mencuri perhatian.
Foto di editor teks
Foto di editor teks
🪑 Untuk mejanya, mereka memakai meja dan kursi kayu vintage bergaya furnitur. Meski mayoritas kayu, mereka tetap detail dalam memakai tone dan serat kayu yang berbeda-beda.
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Foto di editor teks
Di dinding juga ada banyak lukisan, ini bikin Tournesol Cafe terasa berbeda dari kafe-kafe bergaya Korea pada umumnya. Karya seni bergaya Eropa ini menambahkan nuansa kontinental ke kafe Seongsu-dong ini, jadi benar-benar standout di antara banyak kafe di sekitarnya!
Foto di editor teks
Walau aku tidak sempat bertahan sampai malam,
menu malam dan cocktail Tournesol katanya cukup punya reputasi bagus.
Nantikan ulasan detail dari traveler yang datang malam hari :) -------------------------------------------------
📍 Cara ke sana dan info kafe
Nama Korea: Ttuneusol (Kamu bisa cari nama ini langsung di Naver Map untuk navigasi)
Alamat (Tionghoa): 123 Seongsui-ro 2-gil, Seongdong-gu, Seoul
Alamat (Korea): 123, Seongsui-ro, Seongdong-gu, Seoul
Cara ke sana: Naik Subway Seoul Jalur 2 ke Stasiun Seongsu (Seongsuyeok), lalu tinggal jalan sebentar dari Pintu Keluar 2.