logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo

Bunga pir di musim hujan yang gerimis

user profile image
NC
4 days ago
Sejak yang bisa kuingat, belajar bahasa bagiku sebagian besar hanya berhenti di antara imajinasi dan lamunan. Untuk memecah kebuntuan itu, ibuku memilih Universitas Wanita Ewha untukku, dan aku memutuskan memberi diriku waktu satu bulan untuk terbang ke Seoul dan mengikuti program bahasa jangka pendek tiga minggu milik Universitas Wanita Ewha. Ini bukan sekadar perjalanan belajar, tapi juga pengalaman mini studi ke luar negeri tentang mempraktikkan rencana dan hidup mandiri. Saat mendaftar program bahasa, ibuku sudah mencari semuanya di situs Creatrip, jadi kami langsung memutuskan.
Karena ini bukan pertama kalinya aku menginjakkan kaki di negara ini, dan aku datang sekali atau dua kali setiap tahun, aku beradaptasi dengan kehidupan di sini dengan sangat cepat. Jadwal program bahasa Universitas Wanita Ewha benar-benar solid, setiap hari dari pukul 14.00 sampai 17.30, bukan tipe kelas seharian yang bikin capek, jadi kami masih punya banyak waktu untuk merasakan kehidupan di Korea. Selama tiga minggu ini, latihan intensif harian untuk mendengar, berbicara, membaca, dan menulis dengan cepat mengaktifkan mode bahasa Koreaku. Karena aku ada di level pemula banget, aku harus mempelajari 40 huruf hanya dalam tiga hari, gurunya benar-benar menjadikannya kelas kilat. Yang paling berkesan buatku adalah interaksi berbicara di kelas, guru benar-benar mendorong kami untuk mengekspresikan diri, dan meski tata bahasa kami salah atau pelafalan kami kurang tepat, mereka dengan sabar memperlambat tempo dan mengulanginya beberapa kali.
Selain kelas bahasa, kami juga mengikuti dua kelas budaya. Yang pertama adalah jalan-jalan kelompok untuk seluruh program bahasa, untuk menonton pertunjukan budaya Korea dan mengunjungi sebuah pameran. Yang kedua adalah Taekwondo, dan hanya dalam beberapa jam aku benar-benar takjub. Keduanya adalah kegiatan yang belum pernah kualami sebelumnya. Memakai seragam Taekwondo, berlatih teriakan dasar, dan memecahkan papan kayu membuatku merasa semuanya benar-benar sepadan.
gambar editor teks
gambar editor teks
Untuk akomodasi, aku juga memesan asrama kampus lewat Creatrip. Lokasinya ada di pegunungan, tapi di hari-hari biasa ada shuttle bus gratis yang berhenti di gerbang utama dan di persimpangan tiga arah. Kalau hari Minggu benar-benar tidak ada, jadi kamu harus jalan turun lalu naik lagi di tanjakan. Ada yang memanggil Uber, tapi kalau kamu tidak suka jalan kaki dan sedikit mendaki, kamu mungkin akan sangat kesulitan, karena lokasinya benar-benar di dalam pegunungan. Aku sengaja mencari postingan sebelumnya, melihat betapa susahnya untuk memesan, dan jadi sangat gugup, tapi lalu Creatrip mengirim email kepadaku untuk melakukan pembayaran! Sama sekali tidak perlu usaha. Satu kamar untuk dua orang, dan menurutku ruangannya cukup luas. Teman sekamar yang kutemui juga baik, tapi itu tergantung kamu dapat kamar yang mana. Kamar kami dekat ujung yang paling jauh, jadi jaraknya jauh sekali dari kamar mandi, dan tidak ada sumber air di kamar, jadi agak kurang praktis. Di lantai bawah ada restoran dan toko minuman, plus minimarket CU, fasilitasnya lengkap. Kamu bisa cek menu kantin dulu untuk lihat apakah ada yang menarik, tapi menurutku cukup enak. Satu kali makan 5.300 won Korea, dan ada sarapan, makan siang, dan makan malam. Pemilik toko minuman juga ramah banget, dan saat melihat kamu mahasiswa internasional, dia bahkan suka menampilkan “pertunjukan” kecil untukmu. CU diisi ulang secara rutin, dan pada dasarnya sama persis dengan yang dijual di luar, hanya saja mereka tidak punya item edisi terbatas.
gambar editor teks
Sepulang kelas, aku sering jalan kaki ke Hongdae atau Sinchon, karena selain jalan utamanya, area Universitas Wanita Ewha cukup sepi dan agak terlihat tua. Hongdae dan Sinchon benar-benar ramai dan buka sampai lebih malam. Target olahragaku cepat tercapai. Di jalan dari Sinchon ke Hongdae juga ada banyak supermarket. Setelah kembali ke asrama, biasanya aku masih pergi ke gym untuk memakai treadmill dan sepeda statis.
gambar editor teks
Satu hal lagi yang sangat kusyukuri, setelah kami melewati setengah program bahasa, banyak teman sekelas perlu membayar sedikit lebih sedikit atau menarik uang tambahan karena kurs dan berbagai masalah terkait agen, dan Creatrip menanganinya dengan sangat baik!!
gambar editor teks