Berbagi sekolah bahasa
ㅇㅜㅣ
8 hours ago
Setelah merencanakan sekian lama, akhirnya aku mantap memutuskan untuk datang belajar di institut bahasa Korea!

Saat mendaftar, kalau kamu sudah tahu kapan harus mulai mengumpulkan dokumen,
aku sarankan mulai prosesnya 3 sampai 4 minggu sebelumnya, jangan seperti aku... Aku kira Creatrip bakal ngurusin semuanya buatku (angan-angan belaka).
Baru dua minggu sebelum tenggat pengumpulan aku sadar ternyata harus menyiapkan semuanya sendiri... mengurus legalisasi sertifikat kelulusan itu paling lama, ingat ya~~

Setelah berhasil mendaftar, sebelum semester mulai kamu tetap harus ikut tes penempatan, ada tes tulis dan wawancara. Aku gugup banget, karena sudah lama sekali nggak belajar bahasa Korea.
Sebelum tes aku cari info online, katanya kalau kamu nggak tahu jawabannya, jangan tulis apa pun supaya tidak memengaruhi penilaian guru, jadi aku membiarkan kosong semua yang nggak bisa.
Mereka juga bilang kalau mau masuk Level 3, sebaiknya tulis esai di bagian akhir. Aku nggak yakin menulis esai menjamin Level 3,
tapi karena aku pengin ada di Level 3, aku tetap nekat dan menulisnya ><
Bagian speaking kurang lebih seperti ngobrol santai. Guru akan tanya beberapa pertanyaan, dan ada yang terkait dengan tes tulis.
Kemudian guru bilang aku paham hal yang aku paham, tapi dasar-dasarku agak lemah, dan cara bicaraku terdengar agak aneh, tapi aku tetap masuk Level 3 yang aku mau!
Pas semester mulai, aku baru sadar aku satu-satunya siswa baru di kelas, yang lain semuanya naik dari Level 2 QQ
Dan karena aku jujur saja sudah tidak terlalu ingat tata bahasa Level 1 dan 2, atau aku tahu poin grammarnya tapi nggak yakin harus menaruh apa di depannya,
aku juga kurang jago membedakan kata sifat dan kata kerja, padahal itu cukup penting di grammar, jadi sepertinya aku harus mengulang sendiri.
Menurutku tempo kelasnya lumayan cepat, sekitar 1 pelajaran selesai tiap 2 sampai 3 hari, dan ada kuis setiap tiga pelajaran.
Aku nggak belajar tambahan, cuma mengikuti jadwal guru dan mengerjakan PR setiap hari,
tapi grammar yang sebelumnya gampang lupa, jadi aku tetap menyarankan untuk review.
Listening, speaking, reading, dan writing di University of Seoul cukup seimbang. Secara pribadi, aku berharap porsi speaking-nya sedikit lebih banyak (tapi mungkin itu karena aku saja).
Ada juga program pendamping bahasa, sepertinya 1 orang Korea untuk 3 (atau 5) siswa institut bahasa. Aku tidak daftar, tapi kalau kamu mau latihan speaking, kamu bisa daftar, aku agak menyesal belakangan karena tidak ikut...
Oh ya, University of Seoul punya aturan kamu tidak boleh absen lebih dari 40 jam, kalau lewat harus mengundurkan diri. Ada teman sekelas yang sering bolos di awal dan akhirnya terpaksa mulai rajin masuk (?), jadi jangan mengira sekolah bahasa itu super mudah XD
Untuk biaya hidup, mungkin karena aku tinggal di area yang lebih “pinggiran” (?) dan jarang nongkrong,
selain ke kafe buat ngerjain PR, aku hampir nggak punya pengeluaran besar, dan aku sering makan di kantin kampus.

Totalnya sekitar 400.000 sampai 600.000 KRW untuk tiga bulan (belum termasuk tempat tinggal). Untuk tempat tinggal aku tinggal di goshiwon, sekitar 130.000 KRW per bulan.
Tapi kamar goshiwon-ku relatif besar, jadi menurutku masih oke.
Aku tanya teman sekelas, katanya banyak goshiwon di sekitar Hoegi, jadi harusnya pilihannya banyak~
Oh iya, setelah hari pertama kelas aku tadinya mau beli buku teks, tapi pas cek kotak masuk aku tahu kalau daftar lewat Creatrip, buku teksnya dikasih gratis,
jadi aku langsung hemat sedikit XDD (tapi buku latihan tetap harus dibeli!)

Setelah benar-benar mulai kelas, awalnya aku merasa stres banget,
tapi kelas gurunya cukup seru, dan penjelasannya juga sangat jelas.
Lama-lama aku jadi lebih terbiasa, dan stresnya juga berkurang.
Dan walaupun harus bangun pagi, kelasnya cuma setengah hari, jadi kalau siang kamu masih punya waktu, kamu tetap bisa jalan-jalan dan eksplor~
Itu saja, semoga ini membantu sebagai referensi untuk semua.



