logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo

Proses Pendaftaran Sekolah Bahasa Semester Musim Semi dan Pemikiran Setelah Satu Bulan Mengikuti

user profile image
관정
3 days ago
Hai semuanya
Saat ini aku sedang belajar di Program Bahasa Korea Musim Semi 2026 di Universitas Kyung Hee, Level 3.
Ujian tengah semesternya baru saja selesai, jadi aku ingin berbagi pengalamanku dari proses pendaftaran sampai mulai sekolah,
dan bagaimana perasaanku setelah satu bulan.
1. Tahap pendaftaran:
Waktu aku mendaftar, aku sudah jadi pekerja kantoran usia 30-an, di satu sisi aku khawatir bakal ada yang kelewat saat mengumpulkan dokumen, dan di sisi lain aku lihat kalau lewat Creatrip aku bisa bayar pakai kartu kredit tanpa perlu transfer internasional. Sambil baca postingan-postingan, aku dapat banyak info dari website Creatrip, dan supaya makin praktis, aku memutuskan pakai layanan agen mereka. Selama proses pendaftaran, setiap kali aku punya pertanyaan soal persiapan dokumen dan email ke mereka, balasannya cepat (aku pernah dengar urusan admin kampus bisa lumayan lambat🤣), jadi aku merasa jauh lebih tenang.
Soal pendaftaran asrama, jujur menurutku ini murni soal hoki. Waktu aku tidak dapat kamar single di undian pertama, aku langsung menyerah untuk opsi asrama lain dan mulai cari tempat di luar.
Gambar editor teks
Gambar editor teks
2. Mulai sekolah:
(1) Tes penempatan:
Beberapa minggu sebelum semester mulai, ada orientasi online dan tes penempatan. Ini cukup praktis karena bisa dikerjakan dari mana saja. Waktu masih di Taiwan, kebetulan aku belajar sampai akhir Level 3 di bimbel, dan di sini aku juga ditempatkan di Level 3, rasanya pas (aku juga pernah dengar ada yang ditempatkan satu sampai dua level di bawah yang dipelajari di Taiwan). Begitu kelas dimulai, materinya tidak terasa super sulit, tapi begitu masuk institut bahasa, pelajaran Korea dibagi jadi lima mata pelajaran (menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan tata bahasa), dan titik lemahmu langsung kelihatan (misalnya, ngobrol dengan teman sekelas yang jago speaking itu menyiksa buat aku, karena speaking-ku buruk dan aku selalu beberapa ketukan lebih lambat saat mencoba mengucapkan yang aku mau).
(2) Area sekitar kampus, keseharian, dan transportasi:
Area sekitar Stasiun Hoegi itu benar-benar kawasan yang yang mencakup hampir semua kebutuhan sehari-hari. Karena aku takut telat, aku tinggal di goshiwon dekat sekolah. Di sekitar sini ada Daiso, minimarket, supermarket, Olive Young, dan banyak restoran biasa. Kadang aku juga pakai layanan pemesanan delivery Creatrip untuk pesan makanan dari tempat yang lebih jauh. Tapi kalau mau belanja, pada dasarnya kamu harus ke area lain (di sini ada beberapa toko baju, tapi tidak cukup!). Daerah ini sama sekali bukan distrik wisata, tapi tepat di sebelahnya, di Cheongnyangni ada gedung Lotte Department Store, dan juga tidak terlalu jauh dari Seongsu dan Myeongdong (sekitar 30 menit). Secara pribadi, menurutku tidak tinggal di pusat kota yang ramai itu cukup damai.
Untuk perjalanan ke sekolah, jalan kaki dari Stasiun Hoegi ke kampus sekitar 15 menit. Ada juga bus 001 Dongdaemun yang langsung ke gerbang utama (sekitar 10 menit), tapi karena bedanya tidak terlalu jauh, biasanya aku jalan kaki saja.
Gambar editor teks
Gambar editor teks
(Di depan gedung Cheongun Hall sering ada event promosi, aku dan teman sekelas kadang ikut kalau lagi tidak ada kegiatan, dan bisa dapat hadiah kecil gratis🎁)
Gambar editor teks
(2) Pengajaran dan kelas
Mahasiswa Taiwan semuanya ditempatkan di kelas pagi. Ukuran kelas kecil, biasanya di bawah 12 orang. Di kelasku ada banyak kewarganegaraan, yang jumlahnya lebih dari satu orang hanya Vietnam, sisanya masing-masing datang dari tempat yang berbeda. Menurutku pembagian yang seimbang seperti ini cukup bagus, walau kadang bisa agak menantang, dan bahasa Inggris tidak selalu jadi solusi untuk komunikasi (kalau otakku sudah mau meledak, aku tetap cari teman sekelas dari Malaysia atau Hong Kong yang bisa bahasa Mandarin🤣).
Kelas pagi berlangsung dari 9:00 sampai 13:00, dibagi jadi empat jam pelajaran. Menurutku sekolah cukup ketat soal keterlambatan, telat hanya beberapa menit (aku lupa batas pastinya) tetap dihitung telat, dan setelah 9:15 dihitung absen untuk hari itu. Tiga kali telat dihitung satu hari absen. Jadi setelah dua minggu semester berjalan, aku menyerah saja untuk dandan…
Keuntungan kelas pagi adalah setelah kelas selesai siang hari, kamu masih bisa melakukan banyak hal. Mau belanja atau ikut aktivitas, selama masih punya tenaga, biasanya tetap keburu. Selain itu, karena jam masuknya lebih pagi dibanding jadwal kerjaku dulu, jam biologisku jadi “di-reset” paksa, dan ternyata ini juga jadi nilai plus.
Dari sisi pengajaran, menurutku Kyung Hee cukup seimbang. Kalau harus dibilang, penekanan jam tata bahasanya sedikit lebih banyak. Soal guru, tergantung, tiap kelas ada dua guru. Bahkan ada beberapa orang di kelasku yang mengajukan pindah kelas karena kurang suka salah satu gurunya (sistemnya cukup fleksibel). Secara umum, waktu latihan banyak, dan para guru bisa memperhatikan setiap murid.
Soal PR, secara pribadi menurutku relatif ringan dibanding sekolah lain, tapi ujian tengah semester dan ujian akhir mencakup menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan tata bahasa sekaligus, dan volumenya jujur tetap banyak. Buat aku, ini tidak “mudah”. Tipe soal ujiannya sangat beragam, dan speaking saja dibagi jadi ujian lisan individu dan ujian lisan kelompok. Setelah ujian, kamu juga ada konsultasi one-on-one dengan guru.
(3) Kunjungan lapangan
Setiap semester, Kyung Hee punya kunjungan lapangan (katanya kalau kamu di Level 6, kamu bisa pergi ke Pulau Jeju). Semester ini kami pergi ke Pulau Nami, dan ada voucher makan yang disubsidi. Menurutku seru banget, pemandangan musim semi indah, dan ini juga kesempatan bagus untuk makin akrab dengan teman sekelas. Sangat direkomendasikan!
Gambar editor teks
Gambar editor teks
Gambar editor teks
Secara keseluruhan, pengalamanku sejauh ini, dari pendaftaran sampai sekarang, benar-benar bagus! Karena aku pada dasarnya “kabur” di tengah perjalanan karierku ke Seoul untuk istirahat sebentar, aku jadi makin menghargai momen ini. Aku tetap merekomendasikannya meski kamu sudah bekerja, coba saja!
Gambar editor teks
Gambar editor teks
Gambar editor teks
Gambar editor teks