Mengunjungi Pongnim Tea Room, sebuah kafe retro yang tersembunyi di pegunungan Jeju
Kanggeoru S
a month ago

Saya mengunjungi kafe populer di Pulau Jeju, “Pungnim Tea House (Cabang Seongdan)”. Lokasinya ada di Desa Seongdan yang tenang, di lereng pegunungan. Saat Anda masuk ke jalan buntu, yang pertama terlihat adalah area parkir yang luas. Karena orang sering menyetir sampai ujung jalan dan mengganggu, sepertinya ada papan besar bertuliskan “Tidak Ada Jalan Keluar”. Parkir hanya diperbolehkan sampai 90 menit, tapi saya tidak berencana berlama-lama, jadi tidak masalah.


Eksterior bangunannya mencolok dengan warna hijau tua. Sepertinya mereka merenovasi rumah lama menjadi kafe sambil mempertahankan tata ruang interiornya, jadi terasa retro. Begitu masuk, pengunjung diarahkan untuk mencari tempat duduk dulu baru memesan. Mungkin karena tempat ini biasanya ramai. Setelah akhirnya dapat tempat duduk, Anda memesan di ruangan kecil terpisah dengan papan “Pesan di Sini”, unik sekali.


Secangkir kopi harganya sampai 8.000 won, tapi karena semua ulasan memujinya, saya datang dengan perasaan campur aduk. Saya sudah mencoba beberapa kafe yang terkenal dengan Einspanner, tapi krim Pungnim benar-benar seperti karya seni. Kalau kafe ini ada di dekat rumah saya, bukan di Pulau Jeju, saya pasti bakal sering datang meski harganya segitu!


Blog ini juga menyebutkan bahwa kafe ini punya bakery. Saat saya berkunjung, ada banyak roti yang terlihat lezat. Aroma roti baru matang yang hangat dan wangi memenuhi kafe, dan akhirnya saya membeli beberapa. Bisa menikmati kopi atau teh dengan roti enak seperti ini di pegunungan Pulau Jeju membuat saya merasa ini benar-benar tempat yang luar biasa. Saya pasti ingin mampir lagi saat berkunjung berikutnya.

Latte di kafe ini juga patut disebut. Rasanya pekat dan kaya, pas sekali untuk minuman musim panas. Pastikan mencobanya saat berkunjung. Es krimnya juga enak banget. Suasananya bagus, tapi kekurangannya adalah transportasi di area pegunungan Pulau Jeju kurang nyaman. Kalau datang sekitar jam buka, Anda bisa dapat tempat duduk yang bagus dan mengambil foto yang layak untuk Instagram.
*Karena kafe ini pindah lokasi pada musim gugur lalu, bagian luar dan dalamnya berubah cukup banyak. Sebagian orang mungkin lebih suka nuansa jadulnya, tapi meski interior bergaya retro masih dipertahankan, sekarang jadi lebih bersih dan rapi. Untuk tempat yang menyajikan makanan, menurut saya kondisi yang sekarang yang bersih dan terawat ini lebih baik.


