logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo

Loading

Korea House Kohojae Review: Royal Court Tea & Sweets in a Seoul Hanok (2026)

A 1-minute walk from Chungmuro Station — experience seasonal Gungjung cha-gwa, House of Oon teas, and a serene Hanok tea time in the heart of Seoul.

user profile image
헝그리 곰돌이 @Creatrip
7 days ago
Korea House Kohojae Review: Royal Court Tea & Sweets in a Seoul Hanok (2026)


🖋️ Tentang Editor

Creatrip Tim Editorial / Seorang editor berbasis di Korea yang terus meneliti dan menyunting konten tentang tempat wajib kunjung di Korea, atraksi budaya, dan dunia kulinernya.

Ketika Anda bepergian di Seoul dan berpikir, 'Saya ingin pengalaman yang benar-benar Korea,' sekadar hopping kafe dan berbelanja terkadang terasa kurang. Untuk pelancong seperti itu, tempat yang ingin saya rekomendasikan adalah Korea House Kohojae, yang terletak tepat di dekat Chungmuro Station.

Kohojae adalah merek premium Gungjung cha-gwa (royal court tea & sweets) tempat Anda bisa menikmati manisan tradisional Korea musiman dan teh di dalam sebuah Hanok, rumah tradisional Korea. Saat mengunjunginya, saya menyadari ini bukan sekadar tempat untuk makan manisan, ini adalah tempat di mana Anda bisa merasakan ruang-ruang indah Korea, keramik, musik, taman, dan lambatnya perjalanan waktu secara bersamaan.

Dalam artikel ini, berdasarkan kunjungan saya yang sebenarnya pada April 2026, saya akan menjelaskan daya tarik Kohojae, cara membuat reservasi, cara menuju ke sana, dan item menu yang benar-benar saya rekomendasikan.


Sorotan Artikel ✍🏻

  • Tempat teh Hanok hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Chungmuro Station Exit 3
  • Set teh kerajaan dan kue tradisional porsi tunggal sepenuhnya berbasis reservasi
  • Nikmati kue tradisional Korea musiman dan teh dengan tempo santai
  • Sempurna untuk kencan malam, perjalanan keluarga bersama orang tua, perjalanan solo, atau berkunjung dengan teman



Apa itu Korea House Kohojae?

Traditional Hanok interior at Korea House Kohojae with low wooden tables and floor cushions beside large latticed windows looking out onto a courtyard and seasonal lanterns, conveying a calm tea-room setting.

Kohojae adalah merek teh istana dan kue-kue premium yang dioperasikan di dalam Korea House, sebuah tempat yang didedikasikan untuk merasakan budaya tradisional Korea.

Nama Kohojae membawa makna 'sebuah rumah bagi mereka yang mencintai hal-hal dari masa lalu.' Sesuai namanya, tempat ini dirancang agar Anda bisa menikmati kue tradisional Korea, teh, dan suasana Hanok dengan cara yang kontemporer.

Apa yang bisa dinikmati di sini bukan menu kafe biasa — ini adalah set tradisional Gungjung cha-gwa (teh istana & manisan) yang disiapkan satu per satu dengan penuh perhatian. Berbagai manisan tradisional dan teh ditawarkan untuk setiap musim — musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin — jadi setiap kunjungan memberikan sesuatu yang sedikit berbeda.

✨ Tempat Seperti Ini

Kohojae adalah tempat di pusat Seoul di mana Anda bisa merasakan budaya teh dan kue tradisional Korea.
Daripada sekadar 'kafe untuk foto,' ini adalah lokasi pengalaman di mana Anda melambatkan ritme di dalam Hanok dan menikmati keindahan Korea.

[Spot] Korea House Kohojae | Royal Korean Tea & Sweets in a Serene Hanok



Apa itu Gungjung cha-gwa tradisional Korea (teh istana dan kue tradisional)?

Single-serving Korean royal tea and sweets set on a clear tray inside a hanok, featuring seasonal confections, a chrysanthemum welcome tea, glassware and delicate ceramic bowls.

Gungjung cha-gwa (teh istana & kue tradisional) adalah perpaduan teh dan makanan manis tradisional Korea yang berakar pada budaya istana Dinasti Joseon.

Di Kohojae, budaya teh dan manisan tradisional ini diinterpretasikan ulang sehingga mudah dinikmati oleh pelancong modern. Kue beras tradisional, hangwa, manisan berbasis buah, dan teh musiman semuanya disajikan bersama sebagai satu set teh & manisan.

Ketika benar-benar dicicipi, rasa manisnya tidak pernah berlebihan — rasa alami dari bahan-bahannya tetap terasa. Kemanisan yang lembut terasa akrab dan mudah didekati, dan saya membayangkan ini akan sangat disukai oleh wisatawan internasional juga.



Untuk siapa Kohojae cocok?

Direkomendasikan untuk 💡

  • Wisatawan Seoul yang mencari pengalaman benar-benar Korea
  • Siapa pun di area Myeongdong, Chungmuro, atau Euljiro yang ingin tempat tenang untuk beristirahat
  • Wisatawan yang bepergian dengan orang tua atau perjalanan cewek dewasa yang ingin tempat yang tenang
  • Penggemar budaya Korea, atau siapa pun yang ingin foto Hanok yang indah
  • Wisatawan solo yang ingin menikmati teh tradisional Korea dan manisan secara perlahan sendiri


Pada kunjungan saya, saya benar-benar melihat beberapa tamu solo di sana. Set teh untuk satu orang dan bahkan opsi tempat duduk tunggal tersedia, jadi meskipun Anda bepergian sendiri, Anda bisa bersantai dengan ritme sendiri tanpa merasa canggung, itu salah satu daya tariknya.



Mengapa Kohojae begitu populer? Mengapa reservasi cepat penuh?

Single-serving Korean tea and seasonal confections arranged on a lacquered tray by a Hanok window, with a view of the inner courtyard and colorful lanterns at Korea House Kohojae.

Set teh dan manisan porsi tunggal Kohojae pada prinsipnya hanya dengan reservasi. Setiap slot waktu yang tersedia dibatasi untuk 38 tamu, jadi tanggal dan waktu populer bisa terpesan habis dengan cepat.Dan alasannya bukan hanya karena 'manisannya enak.'

Suasana Hanok, pemandangan taman, staf berpakaian hanbok modern, musik latar tradisional, keramik yang dipilih dengan cermat, dan kue serta teh musiman — semuanya bersatu menciptakan sepotong waktu istimewa yang hanya bisa Anda alami saat bepergian di Korea.

Bagi pelancong internasional khususnya, akses mudah dari Myeongdong atau Dongdaemun, ditambah kejutan menemukan sebuah Hanok yang muncul tepat di tengah kota, menambah daya tarik tersendiri.



Tepat di dekat Chungmuro Station! Cara menuju Kohojae

Street view near Chungmuro Station Exit 3 in Seoul showing subway exit signage, crosswalk, traffic, and surrounding buildings.

Korea House, tempat Kohojae berada, tepat di sebelah Chungmuro Station Exit 3 di stasiun kereta bawah tanah.
Saat saya pergi, benar-benar sedekat itu — sekitar 1 menit berjalan kaki dari stasiun.

Exterior view of Korea House wall and sign by a city sidewalk near Chungmuro, showing traditional hanok-style brickwork and modern building

Traditional Korea House (Korea House Kohojae) facade with wooden pillars, lattice doors and a signboard, showing the hanok entrance tucked into a modern Seoul streetscape.

Keluar dari stasiun, berjalan sebentar, dan sebuah Hanok yang mencolok muncul di tengah kota. Di luar, pemandangan jalan khas Seoul, tapi saat Anda melangkah ke halaman, suasananya berubah, kontras itu benar-benar melekat pada saya.

📍 Informasi Tempat

Nama: Korea House Kohojae

Alamat: 10 Toegye-ro 36-gil, Jung-gu, Seoul (Korea House Annex)

Akses: Sekitar 1–2 menit jalan kaki dari Chungmuro Station Exit 3

Jam: 10:00–21:00

Hari Tutup Reguler: Setiap Minggu dan Senin

Catatan: Penutupan tambahan bisa terjadi karena pernikahan atau acara pribadi. Kami sarankan memeriksa kalender reservasi sebelum kunjungan.

※ Jam operasional, menu, dan aturan reservasi dapat berubah. Harap periksa informasi terbaru di halaman pemesanan Creatrip, halaman resmi Korea House, atau kalender reservasi sebelum kunjungan Anda.



Apa kesan pertama saya saat tiba?

Entrance of Korea House Kohojae hanok with wooden lattice doors and a sign reading

Korea House, hanya berjalan sebentar dari Chungmuro Station. Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah keberadaan Hanok yang muncul di tengah kota.

Entrance display at Korea House Kohojae: patterned fabric-covered pedestal with a ceramic vase in front of a wooden lattice wall and warm backlit ‘Korea House’ sign, hinting at traditional Hanok interiors.

Serene Hanok interior at Korea House Kohojae with wooden lattice doors, carved coffered ceiling, and arranged tables for a traditional tea-and-sweets experience.

Anda berada tepat di pusat Seoul, namun saat melangkah masuk ke area ini, suasananya terasa sedikit berbeda. Staf berpakaian hanbok modern, dan musik tradisional diputar lembut di seluruh ruang.

Rasanya bukan seperti 'kafe bertema Korea yang dibuat untuk turis' — ruangnya sendiri memiliki bobot yang nyata. Hanok, taman, keramik, musik, dan pelayanannya terasa menyatu, dan harapan saya meningkat cukup banyak sejak awal.



Apakah ruang Hanok benar-benar istimewa?

Serene hanok tea room with low wooden tables, cushions, lattice windows and garden views, showcasing Korea House Kohojae’s traditional royal tea setting and calm atmosphere.

Daya tarik Kohojae bukan hanya pada kue tradisionalnya, tapi juga pada ruang itu sendiri. Di dalam, tata letak mempertahankan nuansa Hanok sambil menggabungkan kursi meja gaya Barat yang nyaman dengan tempat duduk di lantai gaya Korea. Cahaya alami mengalir melalui jendela besar, dan Anda bisa menghabiskan waktu memandangi taman di luar.

Single-serving Korean royal tea and seasonal sweets set on low hanok table, delicate ceramics and garden-view seating visible

Begitu Anda duduk, rasanya bukan sekadar 'ini indah' — ini adalah ruang yang membuat Anda otomatis menahan suara dan melambat. Alih-alih terburu-buru sambil melihat ponsel, tempat ini mengundang Anda untuk menyeruput teh, menikmati kue tradisional, dan berhenti sejenak memandang pemandangan. Ritme tempat ini menyiapkan Anda untuk itu.

📝 Tip Editor

Jika Anda ingin foto yang bagus, kursi di samping jendela adalah pilihan tepat. Pemandangan taman akan terlihat di belakang foto set teh Anda, memberi nuansa Korea yang lebih kuat. Namun, tempat duduk terbatas dan tidak ada jaminan mendapat posisi favorit Anda, jadi ingat itu!



Apa isi set teh untuk satu orang & manisan di Kohojae?

Seasonal Korean tea and single-serving royal sweets arranged on an octagonal tray in a Hanok setting, including chrysanthemum tea, candied kumquat, floral rice cake, sesame crisp, and glass teaware.

Penawaran khas Kohojae adalah set dagwasang untuk satu orang (tea & sweets), dengan kue tradisional musiman dan teh disajikan sebagai porsi tunggal untuk tiap orang.

Berdasarkan menu musim semi 2026, paket teh & manisan untuk satu orang berada di kisaran 30.000 won. Komposisinya berubah sesuai musim dan ketersediaan bahan, jadi isi paket dapat bervariasi tergantung kapan Anda berkunjung.

Setiap kue disajikan dengan teliti, jadi saat porsi tiba, tampilannya benar-benar mengesankan. Tapi tidak berlebihan, ada rasa keindahan yang tenang dan sangat khas Korea.

Shelved display of ceramic and delicate glass tea vessels and small floral arrangements inside Korea House Kohojae, warm wood backdrop.

Apa yang paling menarik bagi saya adalah peralatan makan. Karya gelas buatan pengrajin dan wadah lainnya yang dipilih dengan cermat — masing-masing terasa hampir seperti sebuah karya seni kecil.



Bagaimana sebenarnya rasanya semuanya?

Seasonal Korean tea and individually plated traditional sweets on delicate ceramics at Kohojae, including candied kumquat, rice cake, textured glass teacup and a floral-skewered confection by a Hanok window.

Secara keseluruhan, makanan manis teh Kohojae memiliki rasa manis yang halus dan terkendali secara alami. Bahkan tamu yang biasanya tidak menyukai makanan penutup yang manis akan mudah menikmatinya, dan rasa-rasa tersebut akan disukai oleh pengunjung internasional secara luas.

Setiap kue memiliki tekstur dan aroma yang berbeda, jadi sangat menyenangkan mencoba sedikit dari semuanya. Batas waktu sekitar 90 menit memberi saya banyak waktu untuk santai, dan saya pergi dengan perasaan puas.

Sejujurnya, bahkan setelah selesai, saya masih berpikir, 'Saya ingin tinggal sedikit lebih lama.'



Ulasan Menu | Camilan manis yang kusukai saat kunjungan

Dari sini, ini adalah kesan saya terhadap item yang benar-benar saya coba. Pilihan berubah sesuai musim, jadi gunakan ini sebagai referensi sebelum Anda pergi.


Teh Sambutan (Geumguk-cha / Teh Krisan Emas)

Hand holding a small white cup of chrysanthemum welcome tea beside a glass plate with a flower-wrapped rice cake and a bowl of pumpkin sikhye sorbet on a Hanok-style table, showing delicate ceramics and seasonal Korean sweets.

Setelah duduk, teh pertama yang disajikan adalah teh sambutan, geumguk-cha (teh krisan emas). Teh ini ditawarkan kepada setiap tamu yang mengunjungi Kohojae. Membawa makna 'menyambut tamu yang datang kepada kami,' cawan pertama itu sudah menunjukkan jenis keramahan perhatian yang menjadi ciri Kohojae.

Geumguk-cha memiliki aroma bunga yang lembut dan aftertaste yang bersih, jenis teh yang menenangkan pikiran sebelum pengalaman teh dan kue dimulai. Sebagai tegukan pertama di ruang Hanok yang tenang ini, teh ini berpadu indah dengan suasana ruangan.


Teh Andalan

Hanok window-side tea set with seasonal Korean sweets on ceramic dishes and tea being poured from a rustic black teapot

Mulai tahun ini, Kohojae telah bekerja sama dengan merek teh populer House of Oon, membuat menu teh menjadi terasa lebih lengkap. Anda dapat menikmati pengalaman teh yang halus yang membangun dari teh tradisional Korea dengan sentuhan modern.

Peralatan teh juga sedikit berbeda tergantung pada jenis tehnya, sebuah detail lagi yang menunjukkan betapa besar perhatiannya terhadap pengalaman tersebut. Teh andalan adalah campuran daun bambu, yuzu, dan osmanthus manis. Bersih dan mudah diminum, teh ini sangat cocok dinikmati bergantian dengan kue tradisional.

Hand holding a small glass cup of pale tea above a single-serving royal court tea and sweets set inside a Hanok with garden view

Untuk versi dingin, tehnya diseduh dingin perlahan pada suhu ruangan selama sekitar 12 jam, sedangkan versi panas diseduh sekitar 3 menit dengan air panas. Hampir tidak ada rasa pahit, hanya akhir yang bersih dan tahan lama.

Teh Musiman

Seasonal single-serving royal court tea and sweets set on glass table by a Hanok window, featuring teas, rice cakes, and candied fruit

Teh musiman yang ditawarkan adalah Jeju Mal-nokcha (teh hijau Jeju). Dibuat dengan teh dari Pulau Jeju, teh musiman ini berubah sesuai dengan kue musiman di Kohojae.

Jeju dikenal sebagai salah satu daerah penghasil teh di Korea, dan tehnya ditandai oleh aroma lembut serta rasa yang bersih. Dipadukan dengan manis alami kue tradisional, keseimbangan keseluruhan terasa sangat harmonis.

Bertemu berbagai teh tergantung kapan Anda berkunjung, menurut saya, adalah salah satu kegembiraan nyata dari Kohojae.



Guwun Jeungpyeon (Kue Beras Kukus Panggang)

Small square Korean rice cake topped with crushed nuts on a white pedestal plate, hand picking it with a tiny fork beside a glass of chrysanthemum tea

Kue beras berbentuk persegi, dipanggang ringan dan diberi taburan kacang — salah satu manisan khas Kohojae.

Bagian luar agak renyah, sementara bagian dalam tetap lembut dan kenyal. Aroma kayu manis menguar perlahan, dan tekstur dari kacang menambah dimensi tambahan yang menyenangkan.

Ia membawa karakter tenang dan terkontrol dari makanan manis tradisional, tapi aroma panggangnya membuatnya sangat mudah diterima.


Geumgyul-jeonggwa & Sagwa-jeonggwa | Kumquat Karamel dan Apel Karamel

Single-serving royal tea set on a wooden table by a Hanok window, featuring teapot, cups, and a skewered candied fruit garnish

Apel gula memiliki tekstur seperti buah kering, dengan keseimbangan manis dan asam yang sangat pas.

Small candied kumquat with edible gold leaf held by a two-pronged fork, plated with other seasonal Korean confections on a long ceramic dish inside a Hanok tea setting

Jeruk kumquat dihiasi daun emas yang bisa dimakan, membuatnya sangat indah dipandang. Di dalamnya, terasa manis pekat, dengan kualitas berair yang benar-benar terasa. Meskipun gigitan kecil, itu menambahkan perubahan rasa yang bermakna di seluruh set teh & manisan.



Kkae-jeonbyeong (Kresek Wijen)

Hand holding a sesame-topped Korean confection over a ceramic tray with seasonal traditional sweets and tea set in a hanok-style tea room at Korea House Kohojae.

Terlihat tipis dan renyah sekilas, tapi saat dimakan sebenarnya lebih lembut dari perkiraan, dan rasanya cukup mudah dinikmati. Aroma dan rasa wijen panggang muncul dengan kaya, dan meskipun sederhana, ini jenis manisan yang membuatmu ingin sekali lagi. Sebuah kue yang seharusnya terasa akrab bagi pengunjung internasional juga.



Gaeseong Juak (Donat Isi Ketan)

Candied kumquat topped with edible gold on white ceramic plate, served with tea cup and minimalist Korean hanok window backdrop

Small golden Korean sweet pierced by a two-prong fork, plated with candied fruit on a minimalist oval ceramic dish in a hanok tea set

Pilihan pribadi saya dari kunjungan jatuh pada Gaeseong Juak. Itu juga terkenal luas sebagai salah satu item paling populer di Kohojae. Bagian luarnya berwarna keemasan dan renyah dari penggorengan. Bagian dalamnya menyenangkan kenyal, dan satu gigitan melepaskan kelembapan serta rasa manis yang lembut. Rasanya agak seperti donat goreng, tapi lebih kenyal, dan sirupnya memiliki kemanisan yang lebih halus. Setelah mencobanya, alasan kepopulerannya jadi jelas.

💖 Pilihan Editor

Gaeseong Juak adalah yang paling menonjol dari semua yang saya coba.
Perpaduan kulit luar yang renyah, bagian dalam yang kenyal, dan sirup yang lembut manis membuatnya jadi titik awal yang bagus bagi siapa saja yang mencicipi kue tradisional Korea untuk pertama kali.


Kue Beras Bungkus Bunga

Delicate flower-wrapped rice cake held on a small fork above a ceramic plate, showing translucent mochi, pink petal garnish and a candied kumquat slice in a Hanok tea-set setting.

Delicate flower-wrapped rice cake pierced on a small fork, revealing fresh strawberry filling with a candied kumquat and minimalist ceramic dish blurred in the Hanok tea set background.

Secara visual indah dan sangat cocok untuk foto. Dekorasi bunga memberinya penampilan yang mencolok, ini salah satu sorotan dari set teh & manisan. Bagian luar memiliki tekstur kue beras kenyal seperti yang diharapkan. Di dalamnya, ada stroberi dan pasta kacang merah, kombinasi yang hampir pasti enak. Stroberi yang cerah dan sedikit asam, manis alami kacang merah yang lembut, serta gigitan kenyal itu menyatu menjadi suapan yang benar-benar menyenangkan.


Sorbet Sikhye LabuSorbet sikhye labu cerah disajikan dalam mangkuk putih, dihiasi nasi hancur dan pulp yuzu di atas meja kayu di samping perlengkapan teh tradisional Korea, jendela Hanok di latar belakang

Satu item tambahan yang sangat saya rekomendasikan: Pumpkin Sikhye Sorbet.

Ini benar-benar luar biasa. Manis alami labu yang mendalam berpadu dengan rasa sikhye, minuman beras manis Korea, meningkatkan keseluruhan pengalaman untuk akhir yang sangat memuaskan.

Terbuat dengan mencampurkan labu manis matang sepenuhnya ke dalam makanan penutup beku bergaya sorbet. Sikhye yang telah direduksi digunakan sebagai saus, dan ditambahkan pulp yuzu serta butiran beras sikhye panggang sebagai sentuhan akhir.

Tradisional namun baru, manis tapi tidak pernah terasa berat — meskipun berarti menambah pesanan, ini adalah sesuatu yang benar-benar saya rekomendasikan untuk dipesan.

📝 Tip Editor

- Sorbet Pumpkin Sikhye tersedia dalam jumlah terbatas, jadi pemesanan di tempat mungkin tidak selalu memungkinkan. Kami menyarankan untuk memesan sebelumnya.

- Set teh & kue sendiri sudah cukup memuaskan, tapi jika Anda suka manis, menambahkannya akan membuat pengalaman semakin baik.



Apakah paket teh untuk satu orang & kue tradisional sepadan dengan harganya?

Single-serving Korean royal tea and sweets set on a low wooden table in a Hanok, featuring seasonal confections, teapot, and ceramics

Berdasarkan menu musim semi, set teh untuk satu orang Kohojae dengan kue tradisional berada di kisaran 30.000 won. Dibandingkan kafe biasa di Korea, itu tidak bisa dikatakan murah. Namun setelah mencobanya, Anda akan menyadari bahwa Anda tidak hanya membayar untuk 'kue dan teh.' Harga mencerminkan ruang Hanok, keramik, layanan, pemandangan taman, dan keseluruhan pengalaman budaya tradisional Korea.

Sebuah Kafe Biasa vs. Kohojae

KategoriKafe BiasaKorea House Kohojae
TujuanIstirahat singkat / minumanPengalaman teh dan kue tradisional Korea
SuasanaRuang kafeHanok dengan pemandangan taman
MenuKue & fokus pada kopiManisan tradisional musiman & teh
Paling Cocok UntukBerhenti istirahat santaiKesempatan istimewa & pengalaman perjalanan

Ini bukan untuk 'saya hanya mau teh murah.' Ini untuk pelancong yang ingin menghabiskan satu atau dua jam yang berkesan selama perjalanan mereka di Seoul.



Perlukah reservasi? Cara memesan Kohojae

Kohojae

Reservasi & Informasi Kunjungan

Cara Memesan: Pesan terlebih dahulu di Creatrip (maksimal 4 kursi per orang)

[Spot] Korea House Kohojae | Royal Korean Tea & Sweets in a Serene Hanok

Cara Check In: Tunjukkan nama reservasi Anda di lokasi untuk masuk

Durasi: 90 menit (terbuka untuk semua usia)

Slot Waktu (maks 38 tamu per slot)

  • Slot 1 — 11:00–12:30 / Slot 2 — 13:00–14:30
  • Slot 3 — 15:00–16:30 / Slot 4 — 17:00–18:30

Set teh & sweets untuk satu orang di Kohojae hanya dapat dipesan melalui Creatrip, tercatat sebagai 100% harus reservasi. Tanggal dan slot waktu populer bisa habis tak lama setelah pembukaan reservasi, jadi jika tanggal perjalanan Anda tetap, kami sarankan memeriksa ketersediaan lebih awal.

Kunjungan hanya untuk teh kadang-kadang mungkin dapat dilakukan tanpa reservasi. Namun, walk-in tidak dapat dilakukan saat pemesanan penuh, jadi jika Anda ingin memastikan, kami sarankan memeriksa ketersediaan kursi terlebih dahulu.

Ada satu meja di sisi jendela untuk 3–4 tamu, tapi rombongan yang lebih besar mungkin akan dibagi menjadi dua meja dua orang, atau ditempatkan di meja standar — ingat hal ini saat memesan.


⚠️ Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Memesan

  • Set teh & sweets untuk satu orang hanya bisa dipesan via reservasi
  • Tutup setiap hari Minggu dan Senin
  • Penutupan tambahan dapat terjadi karena pernikahan atau acara privat
  • Hewan peliharaan tidak diizinkan
  • Pencuci tangan dan makanan manis teh dapat mengandung kacang, jadi tamu dengan alergi harus berhati-hati
  • Kebutuhan diet ketat seperti vegan mungkin sulit diakomodasi, jadi harap konfirmasi sebelumnya

Ketika Anda memesan melalui Creatrip, Anda bisa meninjau semua detail dalam bahasa Inggris saat membuat reservasi — nyaman jika Anda tidak nyaman memesan dalam bahasa Korea.



Lakukan juga jalan-jalan sebentar di area Korea House

Traditional Hanok buildings behind stone steps and a paved courtyard, with two carved wooden jangseung guardian posts—one painted with a smiling face—anchoring the garden entrance.

Quiet Hanok courtyard at Korea House Kohojae with gravel path, blooming red azaleas, and shaded wooden tea rooms


Setelah menikmati teh & sweets, saya sarankan berjalan sebentar di area Korea House.

Begitu Anda keluar dan naik tangga, ada Hanok lain yang sangat indah dengan suasana yang menyenangkan. Jika Anda suka fotografi, langsung pergi setelah teh akan terasa seperti melewatkan kesempatan.


Kohojae

Traditional hanok courtyard at Korea House Kohojae with tiled roofs, wooden verandas, and a garden of young trees and red seasonal blossoms, showing a quiet Seoul oasis.

Di area yang sama, Anda juga akan menemukan Nogeumjeong Pavilion, dikenal sebagai lokasi syuting BTS. Setelah naik tangga dan berjalan lurus, bangunan itu berada di ujung sebelah kiri. Perlu diingat bahwa tamu lain mungkin sedang makan di dalam gedung saat kunjungan Anda. Jika Anda mampir untuk foto sebagai penggemar, mohon bersikap sopan terhadap orang lain agar semua orang dapat menikmati tempat ini.


Kohojae

Kohojae

Kohojae

Setelah makan atau berjalan-jalan di area, luangkan waktu untuk melihat-lihat toko di lokasi, di mana Anda akan menemukan barang dan hadiah dengan motif tradisional Korea. Pilihannya tenang dan elegan, dan sangat populer di kalangan pengunjung internasional.


Apakah Korea House juga digunakan untuk pernikahan atau jamuan khusus?

Traditional Hanok courtyard at Korea House Kohojae with wooden doors, tiled roof, and red-blue lanterns strung above the plaza

Korea House dioperasikan oleh Korea Heritage Agency dan berfungsi sebagai tempat untuk jamuan dan acara bergaya tradisional. Tempat ini juga umum digunakan untuk sangkyeonrye (pertemuan pra-pernikahan formal antara dua keluarga), dan paket makan malam juga ditawarkan. Kohojae sendiri paling cocok untuk waktu teh, tapi Korea House secara keseluruhan memberi kesan ruang yang halus dan formal, cocok untuk acara khusus dan kumpul keluarga.



Ringkasan | Jika Anda ingin pengalaman waktu teh yang berkesan di Seoul, kunjungi Kohojae

Two women sipping tea at a low table inside a sunlit hanok room, looking out through large wooden-framed windows to a courtyard.

Korea House Kohojae lebih dari sekadar kafe.

Ruang Hanok, pemandangan taman, staf dengan hanbok modern, musik tradisional, keramik yang dipilih dengan cermat, dan teh & sweets musiman. Semua elemen ini berpadu menjadi sebuah tempat di mana Anda dapat menikmati budaya Korea dan rasa waktu yang santai, berdampingan.

Setiap sweets indah dipandang, dengan manis yang terkendali secara alami — rasa yang mudah direkomendasikan untuk pelancong internasional. Kafe tren di Seoul memang menyenangkan, tapi jika Anda punya kesempatan, mengapa tidak menghabiskan waktu teh yang berkesan di dalam ruang yang benar-benar Korea?

[Spot] Korea House Kohojae | Royal Korean Tea & Sweets in a Serene Hanok


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Pertanyaan 1. Bisakah saya mengunjungi Kohojae tanpa reservasi?

Set Gungjung cha-gwa (royal court tea & sweets) untuk satu orang hanya bisa dipesan melalui reservasi.
Kunjungan hanya untuk teh kadang-kadang mungkin bisa dilakukan sebagai walk-in, tapi walk-in tidak dijamin saat pemesanan penuh, jadi kami sarankan mengonfirmasi sebelumnya.

Pertanyaan 2. Berapa biaya Kohojae?

Berdasarkan menu musim semi 2026, set teh & sweets untuk satu orang dengan teh berada di kisaran 30.000 won.
Tambahan umum, Pumpkin Sikhye Sorbet, sekitar 12.000 won. Menu dan harga dapat berubah sesuai musim.

Pertanyaan 3. Bolehkah pergi sendiri?

Boleh. Opsi tempat duduk untuk satu orang tersedia, dan suasananya nyaman untuk pengunjung solo.
Karena ini set teh & sweets porsi tunggal, Anda bisa menikmatinya dengan tempo sendiri bahkan saat bepergian sendirian.

Pertanyaan 4. Untuk siapa tempat ini direkomendasikan?

Pelancong yang mencari pengalaman budaya Korea, perjalanan keluarga bersama orang tua, pasangan, pelancong solo, dan siapa pun yang ingin mengenalkan teman internasional ke Korea.
Tempat ini juga cocok jika Anda mencari tempat tenang dekat Myeongdong.

Pertanyaan 5. Jam buka dan hari tutup?

Operasional fokus pada siang hingga sore; tidak ada layanan malam.
Hari tutup rutin adalah setiap hari Minggu dan Senin. Penutupan tambahan bisa terjadi karena pernikahan atau acara privat, jadi pastikan memeriksa kalender reservasi sebelum kunjungan.

Pertanyaan 6. Apakah hewan peliharaan diizinkan?

Hewan peliharaan tidak diperbolehkan.

Pertanyaan 7. Perlu berhati-hati jika saya punya alergi?

Ya. Teh dan sweets dapat mengandung kacang.
Jika Anda memiliki alergi atau pembatasan diet lain, pastikan untuk mengonfirmasi sebelum reservasi.