K-Beauty Menghadapi Ketidakpastian akibat Potensi Tarif 25% oleh AS
Creatrip Team
a year ago
Industri kecantikan Korea Selatan berada dalam kewaspadaan tinggi karena Amerika Serikat berencana menerapkan 'tarif timbal balik' sebesar 25%, yang mengancam daya saing harganya di pasar Amerika. Tahun lalu, ekspor kosmetik Korea ke AS mencapai $1,7 miliar, menjadikannya eksportir terbesar dan melampaui Prancis. Jika tarif diberlakukan, biaya tambahan dapat mencapai $620 juta per tahun. Industri ini berfokus pada optimalisasi logistik, meningkatkan efisiensi pemasaran, dan diversifikasi lokasi produksi, alih-alih menaikkan harga yang dianggap sebagai langkah terakhir. Para ahli memperingatkan bahwa jika tarif terus berlanjut, kenaikan harga mungkin menjadi hal yang tak terhindarkan untuk mempertahankan daya saing pasar. Potensi kenaikan tarif ini menyoroti pentingnya bagi K-beauty untuk meningkatkan teknologi produk dan kemampuan R&D demi memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.