Korea Mengembangkan Budaya 'Barrier Free' dalam Penerbitan dan Seni Pertunjukan
Creatrip Team
a year ago
Di Korea, terdapat gerakan yang semakin berkembang untuk membuat budaya dapat diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas, anak-anak, dan lansia. National Theater of Korea memimpin tren ini dengan memilih aktor disabilitas dan mengintegrasikan kisah mereka ke dalam pertunjukan. Contohnya adalah drama yang menampilkan aktor dengan cerebral palsy dan aktor tuli, serta produksi yang menggabungkan bahasa isyarat dengan musik tradisional Korea (pansori). Selain itu, Andong Culture and Arts Center menciptakan pengalaman opera yang bebas hambatan, menawarkan model sentuh dari set panggung bagi pengunjung tunanetra dan menyediakan narasi gerakan panggung melalui headphone. Industri penerbitan juga bergerak menuju inklusivitas. Penerbit milik aktor Park Jung-min, 'Muje,' telah memperkenalkan format yang berfokus pada pendengaran sebelum merilis buku cetak, yang awalnya dirancang untuk pembaca tunanetra. Selain itu, Busan Museum of Contemporary Art mengadakan pameran dengan display interaktif yang cocok untuk semua pengunjung, memungkinkan mereka untuk menyentuh dan merasakan miniatur karya seni.