logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Seni Bertemu Aroma: 'Masterpieces and Perfume' oleh Noh In-ho
user profile image
Creatrip Team
a year ago
news feed thumbnail
Dalam buku 'Masterpieces and Perfume', perancang aroma dan penafsir seni Noh In-ho mengeksplorasi persimpangan antara penciuman dan penglihatan dalam apresiasi seni. Esai dan kurasi ini menceritakan bagaimana pengalaman melihat lukisan-lukisan terkenal dengan wewangian pelengkap dapat meningkatkan memori sensorik kita terhadap karya tersebut. Penulis membagikan pengalaman pribadinya, seperti mengaitkan 'Water Lilies' karya Claude Monet dengan aroma akuatik. Perspektif unik ini juga dibagikan dalam 'scent tour' di Museum of Modern Art New York, di mana para pengunjung menggunakan indra penciuman mereka untuk menafsirkan ulang lukisan-lukisan yang ada. Buku ini menyoroti bagaimana aroma seperti yang mengingatkan pada laut di musim panas atau pinus setelah hujan memperkaya hubungan kita dengan karya seni. Dengan mengaitkan lukisan terkenal seperti 'Inwang Jeseakdo' karya Jeong Seon dengan aroma pinus, buku ini menyarankan bahwa bau dapat menjadi kunci untuk membuka emosi yang dibangkitkan oleh seni. Karya ini bukan hanya tentang memperkenalkan parfum maupun memperluas apresiasi seni; karya ini menyelami bagaimana pertemuan antarindera memungkinkan seni menembus lebih dalam ke dalam ingatan kita. Parfum berfungsi sebagai kode mnemonik, membantu kita menjaga pengalaman emosional yang dibuka oleh karya seni. Pada akhirnya, melalui aroma, kita memanggil kembali kenangan dan membangkitkan seni dengan cara yang baru.
Suka informasinya?

LoadingIcon