Kota Pertambangan yang Telah Berubah di Korea Selatan
Creatrip Team
a year ago
Gujunso dan wilayah sekitarnya di Korea Selatan, yang dikenal karena tambang batubara bersejarahnya, kini sedang dibayangkan ulang sebagai destinasi budaya dan pariwisata. Dengan penambangan batubara yang diperkirakan akan sepenuhnya berhenti pada tahun 2027, daerah seperti Dogye-eup di Samcheok, yang awalnya merupakan desa tambang, sedang direvitalisasi dengan produksi kaca dari limbah batubara sejak 2009. Selain itu, Cheoram di Taebaek menampilkan struktur 'Gachibal', yang menjadi simbol kemakmuran pada masa kejayaan pertambangan. Rute switchback rel kereta api lama di High1 Choo-Choo Park dan situs budaya seperti Samtan Art Mine juga menarik pengunjung. Transformasi ini menyoroti pergeseran wilayah tersebut dari pertambangan industri ke warisan dan pariwisata saat komunitasnya mengubah elemen sejarah menjadi daya tarik. Korea Selatan merayakan keajaiban alamnya melalui tempat-tempat seperti Gujunso, sebuah monumen alam yang terbentuk selama berabad-abad. Wisatawan dapat menjelajahi objek wisata dataran tinggi seperti Mongtorang Mountain Goat Ranch, yang mengingatkan pada Swiss, serta situs bersejarah seperti Kuil Jeongamsa dan pagoda Sumanotap miliknya.