Korean Youth Shift Focus from Luxury Goods to Travel
Creatrip Team
a year ago
Baru-baru ini, minat generasi muda di Korea Selatan terhadap merek mewah seperti Chanel dan Louis Vuitton telah menurun secara signifikan. Fenomena yang dikenal sebagai budaya 'dupe', di mana konsumen memilih produk tiruan yang terjangkau daripada barang mewah yang mahal, telah meningkat. Data media sosial menunjukkan lebih sedikit penyebutan merek mewah dalam konteks acara 'open run', di mana orang-orang bergegas untuk membeli produk baru. Perubahan ini disebabkan oleh kejenuhan dan berkurangnya eksklusivitas barang mewah. Sebaliknya, generasi muda Korea beralih ke alternatif yang lebih murah dan menggunakan uang mereka untuk perjalanan. Perjalanan pendek dan sering ke destinasi terdekat, termasuk 'Chonkangs' domestik (kombinasi dari kata Korea untuk pedesaan dan liburan), dan kota kecil di Jepang menjadi populer. Festival lokal yang unik dan tempat wisata yang kurang dikenal menarik lebih banyak wisatawan, mencerminkan tren untuk menjelajahi dan bersantai dengan cara yang lebih terjangkau dan autentik.