Meskipun terjadi penurunan ekonomi dan pasar alkohol domestik yang lesu, impor sake di Korea Selatan meningkat pesat karena minat yang berkembang terhadap budaya dan kuliner Jepang. Per April tahun ini, nilai impor naik menjadi $10,69 juta, meningkat 19,4% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan proyeksi untuk pertama kalinya melampaui $30 juta. Popularitas sake didorong oleh meningkatnya aksesibilitas melalui penjualan daring dan bar sake khusus, penyebaran informasi yang lebih luas melalui berbagai saluran, serta sinergi dengan bir Jepang. Selain itu, restoran dan bar yang berfokus pada hidangan Jepang, seperti izakaya dan kursus omakase (makan pilihan koki), semakin meningkatkan konsumsi sake. Meskipun sake masih merupakan segmen kecil di pasar secara keseluruhan, minat yang terus berkembang menunjukkan potensi untuk ekspansi lebih lanjut.