Di Korea, selama awal musim panas, jenis jagung manis baru bernama 'Chodang corn' menjadi populer karena sari manisnya yang melimpah rasa saat digigit. Berbeda dengan varietas jagung ketan tradisional yang disukai di Korea karena teksturnya yang kenyal, Chodang corn dikenal dengan rasa manisnya yang ekstrem dan tekstur yang berair. Awalnya populer karena keunikannya dan rasa manis yang intens, daya tariknya sedikit berkurang seiring rasa penasaran konsumen yang mulai reda. Meskipun rasa manis Chodang corn kurang cocok dengan metode perebusan tradisional Korea, potensi kuliner sejatinya justru bersinar ketika digunakan dalam berbagai hidangan. Saat Chodang corn menandai awal musim panas di berbagai provinsi di Korea, jagung ini selalu dinantikan dengan penuh antusias oleh para penggemar jagung setiap tahunnya. Siklus Chodang corn dari provinsi Gyeongsang ke Gangwon berlangsung sekitar satu bulan, lalu digantikan oleh jagung ketan yang menandai puncak musim panas di Korea.