Harga gandum telah jatuh ke level terendah dalam lima tahun akibat hasil panen yang melimpah secara global, dengan kontrak berjangka gandum diperdagangkan sekitar $5,42 per bushel (27,2 kg) di Chicago Board of Trade. Penurunan ini juga disebabkan oleh kekhawatiran tentang penurunan permintaan gandum yang terkait dengan kebijakan perdagangan AS, terutama tarif yang diusulkan Trump terhadap UE. Penurunan harga gandum ini disambut baik oleh industri tepung dan kue Korea karena membantu mengurangi biaya. Namun, meningkatnya permintaan akan K-food (istilah untuk masakan Korea yang telah mendapatkan popularitas internasional) di pasar global mungkin akan menyeimbangkan manfaat harga yang lebih rendah di dalam negeri.