Di Korea Selatan, ada tren baru yang disebut 'jam tangan Ali,' merujuk pada jam tangan dengan harga rendah yang dijual di platform online Cina AliExpress. Dulu dianggap sebagai tiruan berkualitas rendah, jam tangan ini kini mengejutkan pembeli dengan kualitas dan desainnya, sering kali menggunakan mesin Jepang, menjadikannya sebanding dengan jam tangan Jepang. Harganya berkisar antara 40,000 hingga 80,000 KRW, yang membuat pembelian menjadi menggoda. Tren ini menyoroti potensi industri Cina untuk mengambil alih berbagai sektor, termasuk manufaktur dan distribusi, melambangkan tantangan bagi Korea untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya.