Koreografer dan sutradara Spanyol Marcos Morau, yang dikenal karena gerakan unik dan kreasi imajinatifnya, akan menampilkan dua karyanya - 'Pasionaria' dan 'Totentanz' - di GS Art Center di Seoul akhir pekan ini. 'Pasionaria' mengeksplorasi dunia masa depan yang tidak memiliki emosi di mana penari bergerak seperti mesin yang tepat, sementara 'Totentanz' terinspirasi oleh tarian rakyat Eropa abad pertengahan dan menyelami tema ketidakberpihakannya kematian. Metode gerakan inovatif Morau, 'Kova,' menonjolkan gerakan mekanis dan non-manusia untuk menciptakan bahasa tubuh yang baru. Acara ini menjanjikan perpaduan berbagai bentuk seni, menjadikannya pengalaman yang menarik bagi penonton.