Koki Jeon Ho-je mengingat pengalamannya dengan 'mesin pemotong' di restoran kelas atas, di mana keterampilan memotong tulang dan memotong daging sangat mendasar. Di Korea, banyak restoran mengalihdayakan tugas-tugas ini, dan lebih fokus pada penyajian makanan dan layanan. Dia menekankan pentingnya menguasai teknik memotong tulang dan bagaimana hal itu berkontribusi pada pembuatan hidangan berkualitas. Sementara toko serba ada dan pasar telah menjadi pesaing bagi restoran, dedikasi dapur terhadap kerajinan tetap penting. Artikel ini menyoroti signifikansi mendengar suara tajam pemotongan tulang di restoran daging, karena itu menunjukkan fokus pada kualitas daging dan persiapannya.