Kue pai, yang sering dianggap sebagai makanan penutup di Korea, sebenarnya adalah makanan pokok dalam budaya Barat, di mana mereka mengisi kue dengan daging atau berbagai bahan. Berasal sejak zaman Yunani kuno, kue pai menjadi populer selama Abad Pertengahan ketika para Crusader membawanya ke Eropa. Saat ini, ada banyak jenis kue pai, termasuk kue pai daging dengan ayam atau domba, dan kue pai manis seperti labu, apel, atau pecan. Kue pai bahkan telah menjadi simbol budaya di tempat-tempat seperti AS, melambangkan kehangatan dan nilai-nilai keluarga. Kue pai juga digunakan dalam ungkapan idiomatik seperti 'mudah seperti pai,' yang berarti sesuatu yang sangat sederhana untuk dilakukan. Di Korea, konsep pai semakin berkembang, dengan toko pai khusus yang menawarkan berbagai pilihan dari negara-negara seperti Inggris dan Selandia Baru.