Pakaian tradisional Korea, Hanbok, telah mengalami evolusi dalam desainnya, terutama pada Dinasti Joseon, dimana jaket pendek (jeogori) dan rok yang bervolume menjadi ikonik. Secara historis, panjang jeogori memendek, dan rok dikenakan di atas dada, menekankan feminitas dalam gaya yang dikenal sebagai 'hahusambar'. Meskipun mendapat kritik karena dianggap 'provokatif', gaya ini menjadi sangat diterima. Evolusi ini mirip dengan tren mode Barat abad ke-17 hingga ke-18, menunjukkan kreativitas mode unik Korea. Pakaian tradisional dua potong ini, berbeda dari busana Cina, merupakan bukti identitas budaya Korea. Hanbok tetap menjadi ekspresi yang hidup dari sejarah dan estetika Korea.