Paprika (paprika/bell pepper) — dalam warna merah, kuning, oranye, dan hijau — adalah sayuran musim panas bergizi yang kaya air, serat, dan vitamin. Paprika mengandung vitamin C per 100 g lebih tinggi daripada lemon (misalnya, paprika hijau hingga 162 mg), sehingga mendukung fungsi kekebalan tubuh dan produksi kolagen. Paprika juga memiliki fitokimia (senyawa bioaktif yang dibuat tumbuhan yang kerap disebut “nutrisi ketujuh”) seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin yang menawarkan manfaat antioksidan; jumlahnya bervariasi menurut warna dan tingkat kematangan, sehingga disarankan mengonsumsi beberapa warna.
Paprika mentah adalah yang terbaik untuk mempertahankan nutrisi; cobalah paprika yang diiris tipis sebagai pembungkus (ssam) dengan suwiran dada ayam, lobak acar (ssammu), daun perilla, atau gim (rumput laut kering), lalu dicelupkan ke saus mustard atau saus kacang. Menumis ringan dengan minyak zaitun meningkatkan rasa manis dan cocok dipadukan dengan jamur atau daging sapi, tetapi masak sebentar untuk membatasi hilangnya vitamin yang larut dalam air. Tambahkan beragam paprika berwarna ke meja makan Anda untuk hidangan musim panas yang bergizi dan renyah.