Permintaan dari Calon Pengantin Menghidupkan Kembali Jas: Pria Muda Memilih Pakaian Resmi yang Disesuaikan dan Serbaguna
Creatrip Team
23 days ago
Seiring meningkatnya minat menikah di kalangan warga Korea berusia 20–30-an, calon pengantin pria (yerang) beralih dari busana satu hari yang mencolok ke pembelian satu setelan berkualitas tinggi yang pas dengan bentuk tubuh dan dapat dikenakan setelah pernikahan untuk acara bisnis maupun seremoni. Para merek melaporkan pertumbuhan yang kuat: penjualan setelan pengantin Maestro naik sekitar 50% dibandingkan tahun sebelumnya dan penjualan setelan MTM (made-to-measure) juga naik sekitar 50%, sementara pencarian “wedding suit” dan “suit” turut meningkat secara online.
Peritel menerapkan strategi dua jalur—kain Italia premium untuk lini mewah dan desain yang lebih segar untuk pembeli yang lebih muda—serta memperluas layanan MTM untuk menyesuaikan bahu, pinggang, dan panjang lengan. Tren kebugaran turut mengubah siluet: tampilan populer kini adalah potongan berbentuk X—bahu dan dada lebar dengan pinggang yang meruncing—dipicu oleh semakin banyaknya pelanggan bertubuh lebih berotot; “Leeds Fit” baru dari Cambridge Members yang menargetkan tubuh bagian atas yang berkembang menunjukkan tingkat adopsi yang tinggi.
Dengan semakin sedikit kesempatan untuk mengenakan setelan setiap hari akibat tren kerja kasual dan anggaran rumah tangga yang lebih ketat, pembeli memprioritaskan nilai jangka panjang (“value over cheapness”), kualitas kain, dan ukuran yang benar-benar pas. Pasar setelan pengantin pun kembali menguat, tetapi dengan pilihan premium yang dipersonalisasi alih-alih busana pernikahan tradisional yang hanya dipakai sekali.