logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
“Pakai Apa ke Museum?” — Tren ‘Busana Museum’ Menjelang Frieze dan KIAF
user profile image
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Dengan pembukaan pameran seni terbesar di Korea, KIAF Seoul, dan Frieze Seoul kelas dunia yang semakin dekat, merek-merek fesyen mempromosikan “Museum Dressing” — busana yang dirancang untuk ruang-ruang budaya. Konsumen semakin menjadikan kunjungan ke museum dan galeri sebagai bagian dari gaya hidup, mulai dari melihat pameran hingga menghadiri bincang-bincang kurator, acara sponsor, dan pesta setelah jam operasional, sehingga memunculkan permintaan akan pakaian yang sesuai untuk suasana tersebut. Tren musim panas “mu-cance” (museum+vacation) juga mendorong kegiatan rekreasi budaya di dalam ruangan. Label-label Korea mengambil inspirasi dari budaya museum Eropa: Hazzys milik LF merilis koleksi “Museum” yang menampilkan celana campuran linen, kardigan rajut crochet, set berlipit, serta warna-warna lembut seperti putih batu dan hijau marmer, dengan grafis yang terinspirasi dari bunga taman dan patung. Daks meluncurkan lini FW yang terinspirasi pameran seni Frieze dengan menggunakan cetak logo abstrak dan bahan ringan seperti campuran sutra-linen yang dapat dicuci. Merek-merek menyebut konsumen kini membeli pakaian untuk mengekspresikan selera dan gaya hidup yang terkait dengan tempat mereka menghabiskan waktu, sehingga fesyen menargetkan TPO (time, place, occasion) yang spesifik. Frieze Seoul dan KIAF Seoul akan dibuka secara bersamaan bulan depan di COEX, menampilkan puluhan galeri dari seluruh dunia.
Suka informasinya?

LoadingIcon