Ketentraman di Hijau dan Querencia Pribadi: Dua Pameran Korea yang Menawarkan Istirahat
Creatrip Team
a month ago
Dua pameran seni Korea menekankan tema istirahat saat musim panas memudar. Di Wonju, pameran tunggal pelukis Korea Kim Mi-ae, “Solace in Green,” ditutup pada tanggal 23. Kim membangun lapisan di atas kertas tradisional (jangji) dengan menggunakan berbagai bahan dasar campuran seperti tanah merah, serbuk gergaji, pigmen putih (hobun), dan tinta, lalu menerapkan pigmen mineral (bunchae) serta warna-warna tanah untuk membentuk titik, garis, dan bidang; transparansi dasar dan ketebalan berlapis yang menyerupai cat minyak memperdalam bahasa visualnya yang bersifat skulptural, memberi kenyamanan reflektif bagi penonton dan salam perpisahan yang lembut kepada musim panas.
Di Gangneung, pameran tunggal Ahn Jae-hyun, “Querencia,” berlangsung hingga tanggal 30. “Querencia” merujuk pada tempat di mana seekor banteng yang terluka di arena adu banteng mundur untuk memulihkan diri; Ahn menggunakan langit, awan, dan air yang mengalir bukan untuk menggambarkan lanskap, melainkan untuk mengundang meditasi. Karya seperti “Flow·Meditation 26-3” melapiskan sapuan kuas vertikal seperti udara, mengakumulasi gema kenangan masa lalu dan resonansi saat ini. Kedua pameran tersebut, yang didukung oleh program seni regional, menyediakan ruang-ruang tenang tempat pengunjung dapat berhenti sejenak, bernapas, dan menemukan pelipur lara musiman.