logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Moamen Gouda: Seorang Ekonom Mesir yang Bermain Gitar dan Memuji Toleransi Beragama Korea
user profile image
Creatrip Team
18 days ago
news feed thumbnail
Moamen Gouda, profesor asal Mesir berusia 48 tahun di Hankuk University of Foreign Studies, telah mengajar di Korea selama 12 tahun sembari menekuni musik sebagai gitaris utama dan komposer band multikultural Green Pyramid. Dengan gelar dari Ain Shams University, Heriot-Watt (MBA), dan Marburg (Ph.D.), ia menilai hidup berdampingan secara damai antarberagam keyakinan di Korea telah memperkuat kepercayaan sosial, stabilitas, dan pembangunan ekonomi. Tumbuh dalam masyarakat yang lebih digerakkan oleh agama, Gouda menghargai peran agama dalam komunitas, namun memperingatkan bahwa mempolitisasi keyakinan dapat memicu perpecahan. Ia memuji pendidikan, keselamatan publik, dan “injeong” (budaya kehangatan dan solidaritas sosial) di Korea karena membantu keluarganya menetap—putrinya yang berusia 10 tahun berbicara bahasa Korea, Jerman, Arab, dan Inggris serta merasa betah di Korea. Gouda mendesak adanya dukungan kelembagaan yang lebih baik bagi warga asing yang tinggal jangka panjang dan mendorong mahasiswa Korea agar lebih aktif terlibat dalam debat. Ia memandang Mesir sebagai gerbang strategis yang menghubungkan Afrika, Timur Tengah, dan Eropa serta menyerukan investasi pada manusia selain perdagangan. Di luar dunia akademik, Gouda telah menggubah lebih dari 40 lagu dan memadukan melodi Mesir dengan gaya jazz, rock, dan klasik; Green Pyramid akan tampil di Seoul pada 10 Juli. Secara keseluruhan, ia berharap orang Korea bangga pada reputasi internasional negaranya dan memandang warga asing sebagai mitra yang menghubungkan Korea dengan dunia.
Suka informasinya?

LoadingIcon