Lotte vs Binggrae: Duel Mempertahankan Merek Es Krim Warisan saat Pasar Melambat
Creatrip Team
20 days ago
Pasar es krim Korea Selatan kian mendingin akibat rendahnya angka kelahiran dan perubahan kebiasaan konsumen, mendorong Lotte Wellfood dan Binggrae memperkuat merek-merek lama menjelang musim panas. Lotte mendorong peningkatan ke segmen premium dan perluasan kategori untuk produk klasik seperti World Cone (월드콘), Dwaejiba (돼지바), dan Seolleim (설레임), dengan meluncurkan item seperti World Cone versi premium serta Dwaejibapppang (돼지바빵) bergaya monaka yang terjual 5,4 juta unit dalam dua bulan dan menarik keramaian besar di pop-up store di kalangan konsumen muda. Lotte menyatakan penjualan es krim naik sekitar 10% pada Mei–Juni dan tahun ini berfokus pada lini premium setelah sebelumnya memperluas produk rendah gula.
Binggrae, yang membawahi Melona (메로나), Bungeoppang Samanco (붕어싸만코), dan Together (투게더), menekankan varian rendah gula dan ekspansi ke luar negeri, termasuk memanfaatkan lini Haitai Ice Cream yang baru saja digabung untuk ekspor. Data industri menunjukkan total penjualan ritel es krim turun 5,47% secara tahunan pada awal 2025; penjualan merek-merek lama menurun sementara Häagen-Dazs premium tumbuh. Kedua perusahaan juga menghadapi tekanan margin—kenaikan biaya dan pengeluaran satu kali membuat laba operasional turun meski pendapatan meningkat—sehingga mereka menafsirkan ulang merek-merek yang sudah akrab dan membidik segmen konsumen baru untuk mempertahankan profitabilitas.