Guncangan Athleisure Korea: MulaWear yang Pernah Hits Mengalami Rehabilitasi Korporat dan Keluar
Creatrip Team
20 days ago
Pengadilan Kepailitan Seoul baru-baru ini menghentikan rehabilitasi korporasi bagi Mula (operator MulaWear), merek athleisure generasi pertama Korea yang pernah mencatat penjualan tahunan sebesar 30 miliar won. Pengadilan menyatakan Mula gagal menyerahkan rencana restrukturisasi tepat waktu dan bahwa nilai likuidasi lebih besar daripada nilai kelangsungan usaha (going-concern), sehingga secara efektif mengakhiri peluang pemulihannya. Perusahaan tersebut telah mengakumulasi kerugian sekitar 33,5 miliar won pada 2020–2023 setelah kesuksesan awal dan perhatian investor.
Pengamat industri mengatakan pasar athleisure domestik—kini bernilai sekitar 1 triliun won—telah mengalami “penyaringan” karena pemain lokal teratas seperti Andar dan Jeximix mendominasi dan nama global (misalnya Lululemon, Alo) memperluas bisnisnya di Korea. Para pemimpin pasar melaporkan penjualan kuat baru-baru ini (Andar ~298,7 miliar won; Jeximix ~274,1 miliar won), sementara para pendatang global tumbuh cepat.
Sebagai respons, merek-merek Korea mempercepat ekspansi ke luar negeri (Jepang, Singapura, Australia, AS, Taiwan, China, Asia Tenggara) untuk mendiversifikasi pendapatan dan mengamankan pertumbuhan, dengan sejumlah merek memandang ekspor sebagai “sapi perah” masa depan dan cara untuk memvalidasi produk performa K-fashion di luar negeri. (O4O = strategi online-to-offline)