Peringatan Keracunan Makanan pada Bulan Juli: Risiko Tinggi selama Musim Hujan di Korea
Creatrip Team
21 days ago
Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea Selatan mengeluarkan peringatan keracunan makanan seiring dimulainya musim monsun (jangma). Cuaca panas dan lembap serta hujan lebat pada Juli meningkatkan pertumbuhan bakteri dan jamur, dan dapat mencemari hasil pertanian melalui aliran air yang meluap. Data historis menunjukkan penyakit bawaan makanan mencapai puncaknya pada Juli, sehingga kebersihan yang ketat dari penyimpanan hingga konsumsi sangat penting.
Rekomendasi yang disampaikan meliputi: cuci tangan dengan sabun setidaknya 30 detik sebelum menangani makanan; simpan kacang-kacangan dalam kondisi tertutup rapat dan didinginkan untuk mencegah jamur; simpan biji-bijian dan kacang-kacangan kering dalam wadah tertutup di tempat kering; buang makanan yang terpapar banjir atau pemadaman listrik; rendam sayuran dalam disinfektan klorin (bahan tambahan pangan, 100 ppm) selama 5 menit dan bilas tiga kali; cuci buah dengan pembersih khusus produk segar lalu bilas; cegah kontaminasi silang dengan mensterilkan pisau dan talenan serta menyiapkan bahan berisiko tinggi (ikan mentah, ayam mentah) paling akhir; simpan sisa makanan di lemari pendingin atau dibekukan dan panaskan kembali sebelum dimakan.
Salmonella telah menjadi penyebab utama keracunan makanan pada 2024, yang sering dikaitkan dengan unggas dan telur yang terkontaminasi; ikuti pedoman pendinginan dan memasak hingga matang untuk mengurangi risiko.