Beauty Insight: Glutathione Booms sebagai Tren Antioksidan Dimakan dan Dioles
Creatrip Team
a month ago
Glutation, sebuah tripeptida yang tersusun dari glutamat, sistein, dan glisin, tengah naik dari penggunaan klinis ke ranah kecantikan arus utama sebagai antioksidan yang dapat dikonsumsi maupun dioleskan. Dikenal karena menetralkan radikal bebas dan menggeser jalur melanin menuju feomelanin yang lebih bening (sehingga menghasilkan rona kulit lebih cerah), glutation pertama kali dikenal lewat prosedur kosmetik dan suplemen, dan kini berkembang pesat ke lini perawatan kulit yang berfokus pada ketahanan (longevity) kulit.
Merek seperti Rael meluncurkan duo pembersih dan masker berfokus glutation serta produk “glutation liposomal” yang dapat dikonsumsi untuk perawatan dari dalam ke luar, dengan menggunakan formula berpemilik yang dipandu mikrobioma. Dermokosmetik Dr.G merilis serum dan krim glutation untuk kulit sensitif yang mengombinasikan glutation dengan asam traneksamat dan madecassoside. Merek yang dikenal sebagai “Manyo Factory” memperkenalkan serum dan patch nano glutation untuk noda hitam di platform e-commerce domestik dan Jepang, memadukan niasinamida dan NAG untuk pencerahan. Merek lain memperkuat lini yang sudah ada—Seedmool menambahkan 2% glutation bubuk dan 5% niasinamida ke losion hidrasi untuk menargetkan pigmentasi tanpa menghilangkan sensasi ringan.
Secara keseluruhan, tren ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap antioksidan multifungsi yang dapat dikonsumsi dan diaplikasikan untuk mendukung kulit yang lebih bersih dan kesehatan kulit yang bertahan lebih lama.