Mengapa Membeli Semangka Utuh Terasa Seperti Dilema
Creatrip Team
25 days ago
Chef Jeon Ho-je menggambarkan keputusannya untuk membeli semangka utuh seiring panas musim panas meningkat. Meski harga agak lebih murah daripada tahun lalu, pembeli ragu karena semangka utuh berat, berantakan saat dipotong, dan sekitar 30% dari bobotnya menjadi limbah makanan (kulit dan bagian rind). Memilih semangka matang tetap menjadi kesenangan musiman—mengetuk, memeriksa tangkai serta ujung bunga, atau mengandalkan tes tingkat gula—namun konsumsi keseluruhan telah turun dari 13,7 kg per orang pada 2010 menjadi 7,4 kg pada 2025.
Pasar telah bergeser ke arah potongan semangka olahan dan beku serta jus semangka yang dijual kafe, sehingga pembelian porsi sekali makan menjadi lebih mudah. Chef Jeon menyarankan cara yang lebih sehat untuk menikmati semangka: mengombinasikannya dengan keju feta, tomat, zaitun, serta saus lemon–minyak zaitun (salad gaya Yunani) untuk memperlambat penyerapan gula, atau memakan sebagian rind putih (kulit bagian dalam) yang memiliki senyawa bermanfaat dan hampir tanpa gula. Bagi yang memantau asupan gula, batasi sekitar 200 g (satu irisan) per hari.
Membeli semangka besar utuh sekarang memerlukan keadaan yang tepat; banyak orang mungkin lebih memilih porsi 1 kg yang sudah dipotong—mencerminkan perubahan gaya hidup.