'2026 Gyeonggi Performing Arts Meeting' Berakhir, Menghubungkan 23 Teater dan 180 Kelompok Seni
Creatrip Team
a month ago
Pertemuan Seni Pertunjukan Gyeonggi (GPAM) 2026 perdana digelar pada 26–27 Juni di sekitar Gyeonggi Arts Center di Suwon, dan menarik sekitar 2.000 peserta. Dibangun di atas jaringan 31 kota dan county di Provinsi Gyeonggi, GPAM mempertemukan 23 venue domestik dan internasional (18 domestik, 5 luar negeri) serta sekitar 180 organisasi seni untuk meningkatkan distribusi dan kolaborasi seni pertunjukan.
Gyeonggi Performing Arts Awards pertama menganugerahkan hadiah utama kepada produksi Maholah Company, Shinawi: Order in Chaos, sebagai pemenang grand prize dari 227 karya yang masuk. Acara ini menghadirkan sesi bincang-bincang khusus dengan para pakar internasional dari Hong Kong, Yokohama, European Theatre Convention, Australia, dan Skotlandia; pertemuan satu lawan satu antara venue dan kreator untuk membahas kolaborasi, koproduksi, dan tur; sesi pitch dan showcase; serta sebuah karya sirkus seni Australia yang diundang, In Common.
Program pendamping mencakup bazar amal “Art & Share” dan pertunjukan “ON STAGE: Gyeonggi”. Direktur Gyeonggi Arts Center Kim Sang-hoe mengatakan GPAM menunjukkan sebuah siklus yang berfungsi dalam menemukan karya berkualitas, menghubungkan kreator dengan venue, dan menjangkau audiens. Pusat tersebut akan melanjutkan 2026 G-Arts Festival hingga 31 Juli.