Korea Selatan Menerapkan Teknologi Iklim AI dan Satelit dalam Uji Lapangan di 10 Negara
Creatrip Team
a month ago
Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan serta Global Green Growth Institute (GGGI) memilih 10 uji coba lapangan internasional melalui Climate Technology Acceleration Fund (CTAF) yang baru. Proyek-proyek tersebut akan menerapkan teknologi iklim publik Korea—smart grid berbasis AI, pertanian pintar, sistem peringatan dini berbasis satelit, dan neural processing units (NPU) dalam negeri—untuk menangani peningkatan jaringan listrik, kelangkaan air, peringatan dini bencana, dan pengurangan karbon di negara mitra.
Tiga demonstrasi di lapangan dimulai tahun ini: digitalisasi smart grid AI di Kamboja, uji coba pertanian pintar akuaponik AI di Yordania, serta sistem peringatan dini berbasis satelit di Paraguay. Tujuh proyek yang sudah direncanakan sebelumnya (untuk beralih ke uji coba lapangan setelah 2027) mencakup AI-MRV (measurement, reporting, verification) untuk pengurangan emisi pemanasan di Mongolia dan efisiensi pusat data yang digerakkan oleh akselerator AI di Filipina.
CTAF menghubungkan lembaga riset Korea dengan jaringan negara GGGI untuk menguji skalabilitas dan menarik pembiayaan iklim internasional serta investasi swasta. Para pejabat mengatakan program ini bertujuan memindahkan teknologi iklim publik dari laboratorium ke dampak dunia nyata serta memperluas solusi energi berbasis data, satelit, dan ber-efisiensi tinggi secara global.