Peneliti Korea Mengembangkan Membran Polimer Suhu Ruangan untuk Menggantikan Distilasi Minyak Berusia 100 Tahun
Creatrip Team
a month ago
Para peneliti KAIST yang dipimpin Prof. Ko Dong-yeon telah menciptakan membran polimer murah yang dapat menyaring minyak mentah secara presisi pada suhu ruang, menggantikan distilasi tradisional bersuhu tinggi (350°C). Dengan menggunakan membran PAN (poliakrilonitril) berpori—yang biasanya merupakan penopang serat sintetis murah—tim tersebut menemukan bahwa residu berat secara spontan mengendap pada dinding pori untuk membentuk nanochannel terakit sendiri (~2 nm) yang memungkinkan fraksi ringan (misalnya bensin) lewat sambil menahan fraksi yang lebih berat.
Membran ini bekerja 23 kali lebih cepat dibanding membran terbaik sebelumnya, beroperasi stabil selama satu bulan, dan dapat dipasang ulang sebagai unit “snap-in” sebelum menara distilasi yang sudah ada. Simulasi menunjukkan penggunaan energi turun 31,6%, penggunaan air pendingin 20,7%, emisi CO2 37,6%, dan biaya operasi 36,0%, yang berpotensi memangkas ~10 juta ton CO2 per tahun (setara dengan emisi dari 4 juta mobil).
Tantangan masih ada, termasuk memvalidasi kinerja dengan beragam jenis minyak mentah, meningkatkan skala ke area membran yang jauh lebih besar, serta ketahanan selama beberapa tahun. Studi ini dipublikasikan di Nature dan dapat diperluas ke pemurnian limbah plastik, pemulihan pelarut baterai, serta pemisahan kimia lainnya. (PAN: poliakrilonitril, serat sintetis umum)