Harga Pangan Terancam: Perang dan Super El Niño Dapat Mendorong Tagihan Belanjaan Korea Naik
Creatrip Team
a month ago
Harga pangan global mungkin kembali melonjak, memicu kekhawatiran tentang naiknya biaya belanja bahan makanan di Korea Selatan. Bank Dunia memperingatkan bahwa kenaikan harga pangan pada 2026 akan lebih besar dari perkiraan karena perang Iran telah menaikkan biaya energi, pupuk, dan pengemasan, serta kemungkinan terjadinya “super El Niño” musim panas ini dapat menyebabkan panas ekstrem, kekeringan, dan banjir yang memangkas hasil panen. Komoditas impor utama bagi produsen makanan Korea—gandum (소맥), kedelai (대두), jagung, mentega, kakao, dan kopi—telah menunjukkan fluktuasi harga besar selama lima tahun terakhir akibat perang dan guncangan iklim. Harga gandum dan kedelai telah pulih tahun ini, dan kakao melonjak tajam. Lonjakan harga internasional sebelumnya (2022–2024) mendorong perusahaan Korea menaikkan harga minyak goreng, ramen, camilan, cokelat, dan kopi instan, dan Bank of Korea mencatat bahwa pergerakan harga pangan global biasanya memengaruhi harga makanan olahan domestik dan harga restoran dengan jeda 8–11 bulan. Para ahli mendesak peningkatan kapasitas produksi domestik dan dukungan bagi petani untuk mengurangi kerentanan terhadap gabungan risiko geopolitik dan iklim.