logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Perusahaan Makanan Menyusut di Kuartal II Setelah Eksportir Besar Dihapus; Tekanan Biaya Mungkin Mendorong Kenaikan Harga
user profile image
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Perusahaan makanan besar Korea Selatan membukukan kinerja kuartal kedua yang lemah setelah tiga perusahaan yang berfokus pada ekspor (Nongshim, Orion, Samyang Foods) dikecualikan. Di antara tujuh perusahaan yang tersisa, penjualan turun sekitar 0,5% secara tahunan dan laba operasional merosot 8,5%. Perusahaan dengan eksposur domestik besar seperti CJ CheilJedang dan Ottogi mencatat penurunan laba, sementara eksportir diuntungkan oleh permintaan luar negeri untuk produk seperti mi instan pedas (buldak-bokkeum-myeon). Industri ini menghadapi tekanan biaya yang kian meningkat dari kemasan, bahan baku (gandum, gula, minyak sawit, kakao), serta menguatnya nilai tukar won terhadap dolar. Kemasan menyumbang porsi biaya yang cukup besar—sekitar 10–15% untuk ramen dan kira-kira 30% untuk minuman—sehingga kenaikan biaya input dan pergeseran nilai tukar dapat memaksa kenaikan harga lebih lanjut pada paruh kedua. Perusahaan menyatakan persediaan berbiaya tinggi yang diamankan pada paruh pertama akan semakin menekan margin, sehingga mereka harus mempertimbangkan antara meneruskan kenaikan kepada konsumen dan memburuknya profitabilitas.
Suka informasinya?

LoadingIcon