logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Pendapat Provokatif tentang Musik Tradisional Korea: 'Akankah Gugak Berakhir?' oleh Sangjaru
user profile image
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Konser Sangjaru bertajuk ‘The End of Gugak?’ (17–18 April, Insadong Court) mengajukan pertanyaan tajam dan ironis tentang apakah gugak (musik tradisional Korea) sedang menghilang atau sekadar berubah bentuk. Dengan memanfaatkan seluruh gedung sebagai panggung—mulai dari pameran di ruang bawah tanah yang membingkai pertanyaan tersebut hingga pertunjukan di berbagai lantai dan atap—trio ini memadukan pertunjukan tradisional, gugak kreatif, techno, dan jazz untuk menghapus batas antara penampil dan penonton. Dibentuk pada 2014, Sangjaru (yang namanya membangkitkan konsep ‘tas di dalam kotak’ untuk mempertahankan bingkai tradisional namun memvariasikan isinya) beranggotakan para komposer dan pemain yang mengolah ulang ritme serta bahasa gugak melalui kepekaan kontemporer. Para kritikus menilai pertunjukan itu bukanlah deklarasi ‘kematian’ yang pesimistis, melainkan sebuah pertanyaan provokatif tentang bagaimana gugak dapat hidup dan bertransformasi sebagai bahasa artistik kontemporer, yang mencerminkan kreativitas intens dan individualitas para musisi muda (generasi MZ).
Suka informasinya?

LoadingIcon