Fermentasi Rumput Laut Mengurangi Bau Ikan dan Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Creatrip Team
a month ago
Tim peneliti di Universitas Nasional Singapura menemukan bahwa fermentasi kelp (dasima) dengan bakteri asam laktat probiotik dan ragi penghasil rasa mengurangi bau khas amis dan berumput, serta memecah dinding sel untuk meningkatkan aksesibilitas nutrisi. Tim tersebut mula-mula menggunakan enzim untuk membuat kelp menjadi bubur (slurry), lalu melakukan ko-fermentasi dengan *Lactiplantibacillus plantarum* (bakteri asam laktat probiotik) dan *Pichia kluyveri* (ragi yang menghasilkan aroma buah). Ko-fermentasi meningkatkan kelangsungan hidup probiotik dan produksi GABA (asam amino dengan efek menenangkan pada sistem saraf) lebih tinggi dibanding fermentasi dengan bakteri saja, serta menghasilkan senyawa aroma mirip pisang dan pir sambil mengurangi bau yang tidak diinginkan. Para peneliti menyatakan metode ini dapat membuat kelp lebih menarik untuk minuman fermentasi dan pangan fungsional berbasis rumput laut, meski efek kesehatan pada manusia tidak diuji dalam percobaan ini. Studi tersebut dipublikasikan di *International Journal of Food Microbiology*.