logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Mengapa Penggemar Meksiko Memakai Topeng Lucha Libre di Piala Dunia
user profile image
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Pada pertandingan Piala Dunia Meksiko vs. Republik Ceko di Guadalajara, banyak penggemar Meksiko mengenakan topeng lucha libre berwarna-warni yang disebut máscara (bahasa Spanyol untuk “topeng”). Máscara adalah topeng gulat ikonik yang digunakan oleh luchadores (pegulat) dalam olahraga populer Meksiko, Lucha Libre. Ditandai dengan topeng yang menutupi seluruh wajah, gerakan akrobatik di udara, serta peran pahlawan-penjahat yang jelas, Lucha Libre bermula pada 1930-an ketika Salvador Lutteroth memperkenalkan gulat profesional bergaya AS ke Meksiko. Pegulat bertopeng awal seperti Cíclon Mackey membantu memulai tradisi ini; legenda seperti El Santo menjadikan máscara sebagai simbol sakral identitas, kehormatan, dan terkadang kerahasiaan seumur hidup. Pertandingan topeng vs. topeng (Luchas de Apuestas) memaksa pihak yang kalah untuk membuka topeng dan tidak pernah memakai topeng lagi, menunjukkan betapa seriusnya tradisi ini dijalankan. Di luar olahraga, luchadores bertopeng telah menginspirasi film, aktivisme sosial, dan bahkan rohaniwan yang bergulat dengan kostum untuk mendukung kegiatan amal. Bagi banyak orang Meksiko, máscara lebih dari sekadar kostum—ini adalah simbol harapan, kepahlawanan, dan kebanggaan budaya, yang menjelaskan mengapa para penggemar membawanya ke ajang global seperti Piala Dunia.
Suka informasinya?

LoadingIcon