Keringanan Biaya Bahan Bakar saat Selat Hormuz Dibuka Kembali, Maskapai dan Pengiriman Korea Mulai Pulih
Creatrip Team
a month ago
Amerika Serikat dan Iran menandatangani sebuah memorandum of understanding menuju gencatan senjata, sehingga memunculkan harapan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak mentah yang stabil serta turunnya biaya tambahan bahan bakar internasional (biaya tambahan bahan bakar = biaya tambahan pada tiket pesawat untuk menutup fluktuasi biaya bahan bakar) membantu meredakan tekanan biaya pada maskapai dan perusahaan pelayaran Korea Selatan. Maskapai Korea sudah memangkas biaya tambahan bahan bakar internasional untuk Juli dibandingkan Juni, dan operator kapal memperkirakan penurunan biaya bunker fuel dan biaya asuransi.
Namun, ketidakpastian masih ada: prosedur pasti untuk pembukaan kembali selat, pembersihan ranjau dan pemeriksaan keselamatan, serta potensi kemacetan karena sekitar 2.000 kapal menunggu giliran melintas dapat menunda normalisasi penuh. Iran mengisyaratkan kemungkinan mengenakan biaya setelah 60 hari masa lintasan gratis, yang dapat mempersulit perundingan. Pengamat industri mengatakan kesepakatan gencatan senjata ini membawa kelegaan, tetapi pemulihan laba yang terukur akan memerlukan waktu karena masih adanya risiko operasional, keselamatan, dan pasar (bunker fuel = bahan bakar kapal; premi asuransi naik karena risiko masa perang).