logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Korean Air Memperkirakan Biaya Integrasi Hingga 1 Triliun Won dengan Asiana, Menyatakan Sinergi Bisa Menutup Hingga 2028
user profile image
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Korean Air dan Asiana menggelar pengarahan pemegang saham secara terpisah pada 19 Juni untuk memperbarui perkembangan merger menjelang peluncuran maskapai terpadu yang direncanakan pada 17 Desember. Analisis PMI (post-merger integration/integrasi pascamerger) Korean Air memperkirakan total biaya integrasi gabungan sekitar 900 miliar hingga 1 triliun won, namun memproyeksikan sinergi tahunan sekitar 300 miliar won yang dinilai dapat sebagian besar mengimbangi biaya tersebut pada akhir 2028. Kedua perusahaan telah menyelesaikan prosedur induk-anak perusahaan pada Desember 2024 dan kini menunggu persetujuan merger dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi serta persetujuan pemegang saham berikutnya pada Agustus. Jika bergabung, maskapai baru akan masuk jajaran 10 besar maskapai global; rencananya mencakup optimalisasi armada, konsolidasi rute, serta integrasi jaringan kargo belly milik Asiana dengan operasi kargo global Korean Air. Tantangan masih ada, termasuk integrasi mileage (program frequent flyer) — Komisi Perdagangan yang Adil sedang meninjau rencana integrasi mileage ketiga Korean Air — penyelarasan organisasi, serta tekanan profitabilitas jangka pendek di Asiana akibat biaya bahan bakar, dampak nilai tukar, relokasi ke Terminal 2 Incheon, dan biaya integrasi. Para eksekutif mengatakan mereka memperkirakan daya saing yang lebih baik, nilai korporasi yang lebih tinggi, dan imbal hasil pemegang saham yang lebih kuat setelah sinergi terwujud.
Suka informasinya?

LoadingIcon