logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Di Panggung: Dari Anak Desa Tambang menjadi Usia 76 Tahun—Mimpi Terbang di Ujung Sepatu Balet
user profile image
Creatrip Team
23 days ago
news feed thumbnail
Dua produksi panggung di Korea—musikal Billy Elliot dan drama-tari asli Navillera—menggunakan balet untuk mengeksplorasi nilai impian dan kehidupan. Billy Elliot, diadaptasi dari film 2000, berlatar di sebuah desa tambang Inggris pada 1980-an saat penutupan tambang dan menceritakan bagaimana impian seorang anak laki-laki untuk menjadi penari balet menginspirasi solidaritas komunitas. Peran Billy membutuhkan aktor cilik berbakat (usia 8–12) yang berlatih intensif dalam balet, tap, dan akrobat; adegan menonjol termasuk ‘tarian marah’ dan ‘balet mimpi’ di mana Billy muda dan dewasa menari bersama. Navillera, berdasarkan webtoon, mengikuti Shim Deok-chul yang berusia 76 tahun, yang mengenang balet Rusia sejak kecil dan, meski menderita Alzheimer (알츠하이머병) dan mendapat penentangan keluarga, mengejar pelajaran balet dengan seorang mantan calon bermasalah, Lee Chae-rok. Hubungan mereka yang berkembang dan pas de deux (파드 되) terakhir merayakan empati antargenerasi dan ketekunan. Kedua karya menyoroti bagaimana latihan terus-menerus melawan gravitasi mencerminkan perjuangan hidup dan mengangkat penonton dengan potongan balet terkenal seperti Danau Angsa dan The Nutcracker yang dipentaskan oleh penari sungguhan.
Suka informasinya?

LoadingIcon