Hwahaeseong (환해장성) sering disebut sebagai 'Tembok Besar Tamna' di Jeju, Korea, dan awalnya dibangun oleh istana Goryeo untuk mencegah Sambyeolcho memasuki Pulau Jeju, bukan sebagai pertahanan terhadap Mongol. Fakta yang bertentangan dengan intuisi ini menyoroti bagaimana Sambyeolcho dan Jang Bogo dianggap sebagai pemberontak dari perspektif pemerintahan mereka masing-masing. Sambyeolcho menolak gencatan senjata Goryeo dengan Mongol, dan Jang Bogo terlibat dalam perjuangan politik atas suksesi kerajaan. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana interpretasi sejarah dapat bergeser berdasarkan perspektif, mempertanyakan sisi mana yang lebih selaras dengan keadilan dan mana yang lebih mengutamakan kepentingan sendiri.