Mengapa Seorang Pekerja Kantoran Biasa Mengunjungi 200 Pemandian Umum di Seluruh Korea
Creatrip Team
3 months ago
Sebuah buku baru, Nationwide Bathhouse Explorations, mengisahkan perjalanan delapan tahun seorang pria yang mengunjungi lebih dari 200 pemandian umum tradisional Korea (jjimjilbang atau pemandian umum maindong) dan memilih 58 yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Penulis Kim Seong-jin, yang menyebut dirinya penjelajah pemandian dari Busan, mendokumentasikan lokasi dari Seoul hingga Jeju dengan foto dan cerita yang menunjukkan bagaimana pemandian berfungsi sebagai pusat komunitas tempat tetangga bertemu, pekerja bersantai, dan kehidupan sehari-hari berlangsung. Buku ini menyoroti ciri khas regional—bentuk cerobong, mural ubin, keranjang cuci plastik, kopi susu dari toko vending, dan pemandian bergaya baskom yang unik (bagaji-tang)—dan meratapi bahwa banyak yang tutup karena fasilitas menua dan penggunaan menurun. Dengan membingkai pemandian sebagai “tempat untuk menemui kebenaran telanjang Korea,” penulis berargumen bahwa mereka adalah arsip hidup sejarah lokal dan menyarankan perjalanan lambat dan lokal yang berpusat pada pemandian untuk menemukan kembali pasar lingkungan, makanan, dan budaya.