logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Potong Satu Jam TV, Lindungi Kesehatan Mental Anda
user profile image
Creatrip Team
6 months ago
news feed thumbnail
Sebuah studi kohort Belanda pada 65.454 orang dewasa selama empat tahun menemukan bahwa mengganti waktu menonton TV dengan aktivitas harian lain mengurangi risiko gangguan depresi mayor. Menggunakan data populasi Lifelines dan diagnosis depresi oleh MINI (Mini International Neuropsychiatric Interview), peneliti melaporkan bahwa menukar satu jam menonton TV dengan aktivitas lain menurunkan risiko depresi sebesar 11% secara keseluruhan; mengganti 90–120 menit menurunkan risiko hingga 26%. Manfaat paling kuat terlihat pada orang dewasa paruh baya (40–65): penukaran 1 jam menurunkan risiko sebesar 19%, 90 menit sebesar 29%, dan 2 jam sebesar 43%. Mengganti TV dengan olahraga menunjukkan efek protektif terbesar (mis. 30 menit olahraga menggantikan TV mengurangi risiko sebesar 18%), sementara mengganti dengan pekerjaan rumah tangga hampir tidak berpengaruh. Aktivitas di tempat kerja/sekolah (10%), aktivitas rekreasi/komuter (8%), dan tidur tambahan (9%) juga terkait dengan pengurangan yang modest. Orang dewasa yang lebih tua hanya mendapat manfaat dari peningkatan olahraga, dan orang dewasa muda tidak menunjukkan efek yang jelas—mungkin karena mereka sudah memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi. Para peneliti menyarankan bahwa mengurangi waktu sedentari dan meningkatkan aktivitas fisik, terutama olahraga, adalah strategi praktis untuk membantu mencegah depresi, terutama bagi orang paruh baya.
Suka informasinya?

LoadingIcon