logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
MMCA's 'The Poetics of Decay' Mengajak Kita untuk Menerima Degradasi
user profile image
Creatrip Team
6 months ago
news feed thumbnail
Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Seoul (MMCA) membuka “The Poetics of Decay: On Rotting Art,” sebuah pameran kelompok yang mengeksplorasi pembusukan, kefanaan, dan sistem nilai non-manusia. Kurator Lee Ju-yeon menampilkan karya-karya yang sengaja memburuk—seperti lukisan kuning telur Lee Eun-jae yang berjamur dan retak, serta instalasi kompos partisipatif Asad Raza “Absorb” yang terbuat dari sisa makanan dan kemasan lokal yang pengunjung bisa ambil dan injak. Pertunjukan dibagi menjadi empat babak—termasuk “Becoming Time” dan “Co-created Landscapes”—menampilkan 15 seniman dan sekitar 50 karya (lukisan, patung, instalasi) yang menonjolkan siklus kerusakan dan regenerasi. Sorotan termasuk “Decomposition” karya Yuko Mori, yang menggunakan buah untuk menggerakkan cahaya dan suara, serta karya site-specific yang akan terus berubah selama pameran; banyak karya akan kembali ke alam setelah pameran selesai. Programnya mencakup bincang seniman, lokakarya keluarga, peta taktil untuk pengunjung tunanetra, dan panduan audio yang menampilkan aktor Bong Tae-gyu. Pameran ini mempertanyakan hasrat museum dan pasar akan keabadian dan menanyakan apakah institusi serta penonton bisa menerima pembusukan sebagai kondisi esensial keberadaan serta merangkul hubungan bersama dan sirkular dengan komunitas non-manusia.
Suka informasinya?

LoadingIcon