logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
[K-VIBE] Myeongtae: Ikan Musim Dingin Korea yang Sederhana dan Pelajaran dalam Kehidupan
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Saat angin musim dingin menggigit, pollock (명태) menjadi pusat di meja-meja Korea dalam berbagai bentuk—segar (saengtae), beku (dongtae), dikeringkan di bawah sinar matahari (hwangtae), setengah kering (kodari), dan sebagai berbagai makanan awetan seperti myeongran (telur ikan berbumbu). Ikan ini dirayakan bukan karena kemewahannya tetapi karena khasiat pemulihannya dalam masakan pengobatan tradisional Korea (약선): bersifat netral secara termal, sedikit manis, tinggi protein yang mudah diserap, omega-3, vitamin B12 dan D, serta selenium. Sifat-sifat ini membuatnya lembut bagi pencernaan dan mendukung pemulihan anak-anak, lansia, dan orang yang sedang sakit, serta populer sebagai obat mabuk. Proses pengeringan dan pengawetan memperdalam rasa dan meningkatkan ketercernaan—mencerminkan filosofi Tao dan Sun Tzu tentang transformasi terukur dan keseimbangan (중용, 무위자연, 구변). Setiap bagian ikan digunakan (telur, isi perut, kulit), mencerminkan etos budaya hemat dan hormat pada alam. Berbagai metode memasak—sup, jjigae, panggang, kukus, tumis, dan jeot yang difermentasi—digambarkan sebagai “perubahan” yang dipertimbangkan sesuai kondisi orang dan musim, mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, dan nutrisi lambat daripada solusi instan.
Suka informasinya?

LoadingIcon