logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Pelukis Dansaekhwa Korea yang terkenal, Jeong Sang-hwa, meninggal pada usia 94 tahun.
Creatrip Team
a month ago
news feed thumbnail
Jeong Sang-hwa, tokoh terkemuka gerakan lukisan monokrom Korea yang dikenal sebagai 'Dansaekhwa' (seni monokrom Korea), meninggal pada usia 94 setelah lama sakit. Lahir pada 1932 di Yeongdeok, ia belajar lukisan di Universitas Nasional Seoul, memulai karier sebagai guru, dan beralih ke ekspresionisme abstrak pada 1950-an. Bekerja di Jepang dan Prancis pada 1970–80-an, Jeong mengembangkan gaya abstrak berbasis kisi yang khas dengan metode kerja intensif: mengaplikasikan lapisan kaolin (고령토) setebal 5mm pada kanvas, mengeringkan, merobek, dan melukis ulang berulang kali—proses yang bisa memakan waktu lebih dari setahun. Dulunya diejek sebagai 'terlihat seperti kertas dinding,' teknik repetitifnya menjadi ciri khasnya; ia menggambarkan garis-garis kisi sebagai nadinya dan karya sebagai detak jantungnya. Bersama Lee Ufan dan Park Seo-bo, ia bagian dari 'tiga Dansaekhwa' yang membantu membawa lukisan monokrom Korea ke panggung global; karyanya disimpan di institusi termasuk Hirshhorn Museum Smithsonian, M+ Hong Kong, dan Guggenheim Abu Dhabi. Pemakaman di Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul, dengan prosesi perpisahan pada 30 Januari.
Suka informasinya?

LoadingIcon