“Seni Tak Pernah Berakhir”: Maestro Dancheonghwa Jung Sang-hwa Meninggal pada Usia 94
Creatrip Team
a month ago
Jung Sang-hwa, maestro dancheonghwa (gerakan lukisan monokrom Korea), meninggal pada tanggal 28 pada usia 94 tahun. Dikenal sebagai perfeksionis yang meyakini “kepuasan dan penyelesaian tidak ada” dalam seni, Jung merenungkan bahwa seni adalah sebuah awal yang tak berujung. Lahir pada 1932 di Yeongdeok, ia mulai berkesenian saat SMP dan belajar di Fakultas Seni Rupa Universitas Nasional Seoul. Aktif dalam kelompok avant-garde pascaperang, ia mengekspresikan kehilangan dan kecemasan melalui gaya informal (art brut/Informel) dan menggelar pameran tunggal pertamanya pada 1962. Pada 1960–70an ia bekerja di Paris dan Kobe, mengembangkan karya monokrom berstruktur grid dengan berulang kali melapisi kanvas menggunakan tanah kaolin, melipat dan membuat retakan, serta melapisi cat untuk menciptakan kedalaman—setiap karya menjadi catatan visual dari proses dan kehidupan. Setelah bertahun-tahun di luar negeri, ia kembali ke Korea dan melanjutkan berkarya di Yeoju. Pada 2015 salah satu karyanya terjual lebih dari 1,14 miliar KRW, menempatkannya di antara seniman Korea yang masih hidup dengan karya yang melebihi 1 miliar KRW. Pemakaman di Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul, dengan upacara pada tanggal 30.