'Bunker Trilogy' imersif mengubah Perang Dunia I melalui tragedi klasik.
Creatrip Team
a month ago
Sebuah produksi teater Korea yang imersif, 'Bunker Trilogy,' menempatkan penonton di dalam parit kayu sempit untuk merasakan kengerian Perang Dunia I dari jarak dekat. Tiga drama berdurasi 75 menit ini menafsirkan ulang cerita klasik—Morgana (dari legenda Arthur), Macbeth (Shakespeare), dan Agamemnon (tragedi Yunani)—untuk mengeksplorasi bagaimana perang menghancurkan kebenaran dan martabat manusia. Penonton mendengar bom, merasakan getaran, dan bertemu napas serta teriakan putus asa dari jarak dekat, sementara pertunjukan menenun realitas dan halusinasi: para tentara saling memanggil dengan nama kesatria Arthur, seorang pemimpin yang membunuh jenderal sombong menjadi komandan hanya untuk dikhianati, dan tragedi sniper baik di medan perang maupun rumah terungkap. Karya ini tayang perdana di Edinburgh Fringe 2013, memenangkan penghargaan teater utama di Adelaide, dan pernah dipentaskan di Korea dengan tiket terjual habis. Pertunjukan berlangsung di Hongik University Daehangno Art Center hingga 2 Maret; tiket 55.000 KRW per drama.