logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
logo
FlagFillIconNow In Korea
Bumbu Korea Kembali Populer: Dari Akar MSG hingga Koktail Umami
Creatrip Team
2 months ago
news feed thumbnail
Bumbu yang pernah distigmatisasi karena MSG kini dinilai kembali sebagai pembantu memasak yang merancang kedalaman rasa. Merek Korea seperti Miwon (bumbu berbasis MSG yang difermentasi) dan Dashida milik CJ (kaldu rasa daging sapi yang dicampur) mengubah pasar sejak 1950–1970-an. Setelah kontroversi keamanan pada 1990-an, penilaian ilmiah ulang dan pemasaran mengarahkan produk ke bentuk bahan alami dan bentuk cair pada 2010-an. Format baru—terutama kubus kaldu sekali pakai berbentuk “koin”—melonjak seiring meningkatnya memasak di rumah setelah COVID-19, menarik minat rumah tangga satu orang dan konsumen muda. Secara global, permintaan umami meningkat, dengan dashi serta minuman, makanan penutup, dan bahkan koktail beraroma umami muncul di luar negeri; perusahaan Korea memperluas ekspor ke Asia, Amerika Utara, dan Oseania. Para ahli mengatakan generasi muda memandang bumbu secara pragmatis, memilih dan menikmatinya berdasarkan rasa daripada takut pada kekhawatiran MSG masa lalu.
Suka informasinya?

LoadingIcon