Dengan meningkatnya permintaan perjalanan, beberapa maskapai asing kini menjual 'Zona Tenang'—area kelas ekonomi tertentu yang membatasi anak kecil untuk menawarkan kabin yang lebih tenang. Scoot Singapura memasarkan bagian depan “Scoot-in-Silence” yang melarang penumpang berusia di bawah 12 tahun; AirAsia X membatasi Zona Tenang bagi penumpang berusia 10 tahun ke atas; Indigo juga melarang anak-anak di bawah 12 tahun pada baris tertentu. Japan Airlines mengambil pendekatan berbeda dengan menampilkan ikon bayi di peta kursi ketika seorang bayi (8 hari–2 tahun) dipesan di dekatnya sehingga penumpang lain dapat memilih kursi yang lebih tenang. Zona Tenang dikenai premi yang relatif kecil (sekitar KRW 40.000–60.000) dan dipromosikan sebagai alternatif hemat biaya dibandingkan kelas bisnis. Maskapai Korea Selatan belum mengadopsi zona 'tanpa anak' yang eksplisit—kemungkinan karena khawatir dikritik atas diskriminasi anak—tetapi kursi di pintu darurat (dibatasi untuk yang berusia 15 tahun ke atas) sering berfungsi sebagai opsi tenang secara de facto. Tren ini mencerminkan permintaan dari pelancong tunggal dan yang mudah terganggu tidurnya yang bersedia membayar demi ketenangan di pesawat.